Meuligoeberita, Pante Ceureumen – Setiap daerah di Aceh memiliki tradisi dan adat istiadat tersendiri. Di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Masyarakat Keutambang memiliki kebiasaan melaksanakan Kanduri Jeurat Atau Makan Dan Doa Bersama dan pengajian di area pemakaman.
Biasanya, kegiatan tersebut dilaksanakan pada saat lebaran, baik Idul Adha maupun Idul fitri sesuai kesepakatan bersama.
Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Aceh secara turun-temurun. Tujuannya untuk berziarah dan doa bersama di area makam anggota keluarga yang telah berpulang ke rahmatullah.Seperti halnya yang dilakukan warga Desa Keutambang, Kecamatan Pante Cermen, Kabupaten Aceh Barat. Selain dihadiri oleh masyarakat setempat, kegiatan ini Juga Dihadiri oleh Warga Yang berkedudukan di kota sambil mudik kampung.
Ratusan warga mengunjungi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keutambang, Warga juga membawa bekal berupa nasi, kue, dan lain lain. Beragam jenis masakan dari lauk-pauk hingga daging turut dibawa ke sana. Kue basah dan kering juga dihidangkan dalam acara ini. Kemudian, makanan dan minuman akan disantap seusai melaksanakan doa bersama.
Tradisi kenduri jeurat telah berlangsung sangat lama, dan dilaksanakan setiap tahun pada libur hari raya. Tradisi ini juga diketahui diadakan secara turun temurun dari generasi ke generasi, tujuannya untuk mendoakan arwah yang telah meninggal dunia.
“Pastinya untuk mendoakan almarhum dan almarhumah keluarga yang telah meninggal. Selain itu juga sebagai ajang silaturahmi masyarakat,” kata Salah Seorang Warga Mukhtarrudin kepada Awak Media, Senin, (9/6/2025)
Pada umumnya, kegiatan tersebut diisi dengan tahlil, tadarus Al-Qur’an pada malam hari, doa bersama untuk keluarga yang telah tiada, dan diakhiri dengan makan bersama, “Tutupnya Mukhtarrudin
Penulis : Is
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Meuligoeberita









