MeuligoeBerita – Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Teuku Umar (UTU), Aduwina Pakeh, S.Sos., M.Sc, menggelar rapat koordinasi bersama mahasiswa peserta KKN yang akan melaksanakan pengabdian di Gampong Pante Mutia, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat.
Rapat yang berlangsung di Ruang Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UTU, pada Senin (20/7/2026) tersebut diikuti oleh delapan mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Teuku Umar.
Pada pelaksanaan KKN tahun ini, mahasiswa UTU mengemban tugas khusus untuk mendukung pemerintah gampong dalam pendataan, verifikasi, serta penyelesaian berbagai permasalahan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya klasifikasi DESIL. Program ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Teuku Umar dalam mendukung pembangunan daerah melalui keterlibatan aktif mahasiswa di tengah masyarakat.

Mahasiswa akan mendampingi aparatur gampong dalam melakukan verifikasi data warga, mengidentifikasi masyarakat yang mengalami perubahan kondisi sosial ekonomi, serta membantu proses pembaruan data agar penetapan DESIL sebagai dasar berbagai program bantuan sosial dapat dilakukan secara lebih akurat, mutakhir, dan sesuai kondisi riil di lapangan. Selain itu, mahasiswa juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya validitas data sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah.
Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah hal strategis turut dibahas, mulai dari koordinasi awal dengan perangkat gampong, mekanisme keberangkatan menuju lokasi KKN, pembagian tugas masing-masing mahasiswa, hingga berbagai aspek teknis di lapangan seperti mekanisme konsumsi, tata tertib pelaksanaan KKN, serta pentingnya memahami dan menghormati adat istiadat (reusam) yang berlaku di Gampong Pante Mutia.
Dalam arahannya, Aduwina Pakeh menegaskan bahwa mahasiswa merupakan representasi Universitas Teuku Umar di tengah masyarakat. Oleh karena itu, seluruh peserta KKN harus mampu menjaga nama baik almamater dengan menunjukkan sikap yang disiplin, santun, bertanggung jawab, dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan aparatur gampong maupun masyarakat.
“KKN tahun ini memiliki nilai strategis karena mahasiswa tidak hanya melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendukung validitas data sosial ekonomi masyarakat melalui pendataan dan penyelesaian permasalahan DESIL. Data yang akurat akan menjadi fondasi bagi lahirnya kebijakan dan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran,” ujar Aduwina.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa senantiasa menjaga kekompakan, menjunjung tinggi etika akademik, serta menghormati adat dan reusam yang berlaku selama berada di lokasi KKN.
“Bangun komunikasi yang baik dengan perangkat gampong, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Jadilah mahasiswa yang adaptif, solutif, dan mampu memberikan manfaat nyata. Kehadiran kalian harus menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat, sekaligus membawa nama baik Universitas Teuku Umar,” tambahnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh mahasiswa memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan KKN, sehingga mampu menjalankan pengabdian secara profesional, kolaboratif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Gampong Pante Mutia, khususnya dalam mendukung penyempurnaan data DESIL sebagai bagian dari pembangunan sosial yang berkelanjutan.
#UTUGemilang










