Meuligoeberita, MEULABOH – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar, , menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mengutamakan kinerja, kualitas pelayanan, dan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar kehadiran di kantor.
Penegasan tersebut disampaikan Khairul Azhar saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung di halaman Kantor Kemenag Aceh Barat, Rabu (17/6/2026).
Dalam amanatnya, Khairul mengatakan masyarakat saat ini menilai ASN dari hasil kerja dan pelayanan yang dirasakan secara langsung, bukan dari jabatan maupun banyaknya kegiatan internal yang dilakukan.
“Kita tidak dibayar untuk sekadar hadir di kantor. Kita dibayar untuk menghasilkan kinerja, memberikan pelayanan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” kata Khairul Azhar.
Ia mengajak seluruh jajaran Kemenag Aceh Barat meninggalkan budaya kerja yang biasa-biasa saja dan beralih pada orientasi hasil. Menurutnya, pola pikir “yang penting hadir” harus berubah menjadi “yang penting berkinerja”, serta “yang penting selesai” menjadi “yang penting berkualitas”.
Khairul juga menekankan pentingnya integritas bagi ASN Kementerian Agama sebagai institusi yang membawa nama agama di tengah masyarakat. Karena itu, setiap pegawai dituntut menjadi teladan melalui sikap, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Keteladanan adalah dakwah yang paling kuat. Jangan sampai ada yang mengajak masyarakat berbuat baik, sementara dirinya sendiri belum mampu menjadi teladan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan ASN ke depan bukan ditentukan oleh kedekatan dengan pimpinan, melainkan kinerja, loyalitas terhadap institusi, serta kemampuan bekerja sama dalam membangun organisasi. ASN yang berprestasi akan mendapatkan apresiasi dan kesempatan berkembang, sementara yang mengabaikan tugas akan dievaluasi.
Pada kesempatan itu, Khairul Azhar juga meminta seluruh unit kerja di lingkungan Kemenag Aceh Barat meningkatkan peran dan kontribusinya bagi masyarakat. Kepala KUA diharapkan menjadi pemimpin keagamaan di wilayah masing-masing, penyuluh hadir menjawab persoalan umat, dan madrasah menjadi pusat lahirnya generasi unggul serta berakhlak.
Menurutnya, Aceh Barat membutuhkan ASN Kementerian Agama yang bergerak cepat, berpikir maju, dan mampu menjadi solusi di tengah masyarakat.
Menutup amanatnya, Khairul mengajak seluruh pegawai memperkuat disiplin, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Saya ingin Kementerian Agama Aceh Barat dikenal bukan karena banyaknya program yang dibuat, tetapi karena kualitas pelayanan, kekompakan pegawai, dan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat,” pungkasnya.
Editor : Redaksi









