MeuligoeBerita – Forum Tokoh Peduli Aceh Barat (FTPAB) terus mematangkan persiapan menjelang launching pembangunan rumah perdana melalui Program Rumah Layak Huni FTPAB. Hal tersebut dibahas dalam rapat lanjutan pengurus yang digelar pada Kamis (11/6/2026) di Sekretariat FTPAB, Jalan Imam Bonjol, Meulaboh.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua FTPAB, Adami Umar, membahas berbagai aspek teknis dan nonteknis guna memastikan pelaksanaan launching berjalan lancar serta pembangunan rumah dapat segera dimulai sesuai dengan perencanaan.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Divisi Pembangunan Rumah Layak Huni FTPAB, Aduwina Pakeh, menyampaikan laporan perkembangan persiapan di lapangan. Sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya memastikan ketersediaan material bangunan, koordinasi dengan tenaga tukang, serta menjalin komunikasi intensif dengan pihak kecamatan dan pemerintah gampong setempat.
Selain kesiapan teknis, rapat juga membahas penyempurnaan desain rumah. Perubahan desain dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari tokoh masyarakat dan menyesuaikannya dengan nilai-nilai syariat Islam serta kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Aceh. Dengan demikian, rumah yang dibangun diharapkan tidak hanya layak huni, tetapi juga nyaman, representatif, dan sesuai dengan karakter budaya masyarakat setempat.

Tidak hanya fokus pada pembangunan rumah perdana, rapat turut mengevaluasi perkembangan organisasi FTPAB secara umum. Pembahasan mencakup strategi penguatan kelembagaan, rekrutmen calon donatur, serta peningkatan sosialisasi berbagai program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan FTPAB kepada masyarakat luas.
Ketua FTPAB, Adami Umar, menegaskan bahwa Program Rumah Layak Huni merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang lahir dari semangat gotong royong dan kebersamaan untuk membantu masyarakat kurang mampu.
“Program ini lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Kami berharap pembangunan rumah pertama ini menjadi langkah awal yang baik untuk menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat dhuafa di Aceh Barat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program kemanusiaan ini agar dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” ujar Adami Umar.

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan rumah perdana tersebut sepenuhnya didanai dari infak seorang hamba Allah yang dengan penuh keikhlasan menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu sesama melalui pembangunan satu unit rumah layak huni bagi masyarakat dhuafa.
“Kami menyampaikan apresiasi dan doa terbaik kepada hamba Allah yang telah menginfakkan sebagian rezekinya untuk program ini. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan yang telah diberikan, melimpahkan keberkahan rezeki, memberikan kesehatan lahir dan batin, serta menjadikan amal ini sebagai investasi akhirat yang bernilai di sisi-Nya,” kata Adami Umar.
Launching pembangunan rumah perdana FTPAB direncanakan akan dihadiri oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para donatur, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
FTPAB berharap kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat kepedulian sosial, mempererat kebersamaan, serta menggerakkan partisipasi masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan.
“Semoga program ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat penerima manfaat, serta menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung terlaksananya program ini,” tutup Adami Umar. (AP)










