Momen shalat Id di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meuligoeberita, Banda Aceh – Momen shalat Id di Masjid Raya Baiturrahman selalu menjadi salah satu yang paling dinanti warga Banda Aceh dan sekitarnya setiap hari raya tiba.

 

Bukan hanya untuk beribadah, ribuan masyarakat datang sejak pagi demi merasakan suasana khas di masjid kebanggaan Aceh yang kerap disebut menghadirkan nuansa seperti di Tanah Suci.

 

“Kalau payungnya terbuka dan jamaah penuh, rasanya seperti di Makkah,” ucap Mutia, warga Banda Aceh.

 

Dia menggambarkan suasana Masjid Raya Baiturrahman saat ribuan jamaah memadati kawasan masjid untuk melaksanakan shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026) pagi.

 

Sejak selepas subuh, arus manusia terus berdatangan ke masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut. Sebagian membawa sajadah, sebagian lagi menggandeng anak dan keluarga sambil mencari saf terbaik untuk melaksanakan salat Id.

 

Di pelataran masjid, payung-payung elektrik raksasa perlahan terbuka menaungi jamaah yang memenuhi halaman. Kubah hitam Masjid Raya Baiturrahman berdiri megah di tengah lantunan takbir yang menggema dari pengeras suara masjid.

Baca Juga :  Bupati TRK: Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK

 

Kaum ibu tampak mengenakan gamis dan mukena berwarna cerah, sementara anak-anak berlarian kecil di sela kerumunan jamaah sebelum salat dimulai. Suasana hangat hari raya terasa sejak pagi.

 

“Setiap shalat Id saya selalu pilih di sini. Suasananya beda dan selalu bikin rindu,” kata Mutia usai salat.

 

Menurutnya, shalat di Masjid Raya Baiturrahman sudah menjadi tradisi keluarga setiap Idul Fitri maupun Idul Adha.

 

Selain suasananya khusyuk, kemegahan masjid dan lautan jamaah menghadirkan nuansa yang mengingatkannya pada Tanah Suci.

 

“Kalau lihat payung-payung besar dan orang ramai salat berjamaah, memang terasa seperti di Makkah,” ujarnya.

 

Pelaksanaan shalat Idul Adha dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Bertindak sebagai khatib yakni Abi Anwar Kuta Krueng, sementara imam salat dipimpin Haji Munawir Darwis dengan Tgk Ishak Lamkawe sebagai naib imam.

 

Dalam khutbahnya, Abi Anwar mengangkat pesan tentang pengorbanan, keikhlasan, serta pentingnya menjaga persatuan dan kepedulian sosial sebagaimana teladan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Baca Juga :  Ketua Paud dan Forikan Aceh Kukuhkan Bunda PAUD dan Ketua Forikan Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Tenggara

 

“Momen Idul Adha mengajarkan keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Abi Anwar di hadapan jamaah.

 

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah turut melaksanakan shalat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dan masyarakat. Hadir pula Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir bersama jajaran Pemerintah Aceh.

 

Usai shalat, pelataran Masjid Raya Baiturrahman berubah menjadi ruang silaturahmi. Banyak jamaah mengabadikan momen bersama keluarga dengan latar kubah hitam dan payung elektrik raksasa yang menjadi ikon masjid tersebut.

 

Sebagian anak-anak tampak bermain di halaman, sementara para orang tua berbincang dan bersalaman merayakan hari raya kurban.

 

Bagi banyak warga Aceh, shalat Id di Masjid Raya Baiturrahman bukan sekadar ibadah tahunan. Ada rasa rindu, kebersamaan, dan suasana khas yang membuat mereka terus kembali ke masjid itu setiap hari raya tiba. (*)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

LK2BH-TU Dorong Revisi UUPA Lebih Transparan dan Akuntabel
Pisah Sambut, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Gantikan AKBP Benny Bathara Jabat Kapolres Nagan Raya
Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat
Usai Perayaan Hut RI ke-81, Masyarakat Beutong Ateuh Bentangkan Spanduk di Area Pasca Bencana
Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Sambangi Sekretariat SWI
Pemkab Nagan Raya Perkuat Promosi Batu Giok sebagai Ikon Daerah Bernilai Ekonomi Tinggi
Dorong Regenerasi Petani Milenial, M.Khaisar Terima Penghargaan dari Kapolda Aceh.
Bupati TRK: Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:29 WIB

LK2BH-TU Dorong Revisi UUPA Lebih Transparan dan Akuntabel

Kamis, 17 September 2026 - 18:29 WIB

Pisah Sambut, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Gantikan AKBP Benny Bathara Jabat Kapolres Nagan Raya

Sabtu, 5 September 2026 - 19:36 WIB

Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Usai Perayaan Hut RI ke-81, Masyarakat Beutong Ateuh Bentangkan Spanduk di Area Pasca Bencana

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:59 WIB

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Sambangi Sekretariat SWI

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Nagan Raya Perkuat Promosi Batu Giok sebagai Ikon Daerah Bernilai Ekonomi Tinggi

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:07 WIB

Dorong Regenerasi Petani Milenial, M.Khaisar Terima Penghargaan dari Kapolda Aceh.

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:20 WIB

Momen shalat Id di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Berita Terbaru

Berita

SWI Gelar UKW di Provinsi Kalimantan Selatan

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:23 WIB

Aceh Barat

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:03 WIB