Pemkab Nagan Raya Perkuat Promosi Batu Giok sebagai Ikon Daerah Bernilai Ekonomi Tinggi

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meuligoeberita.com, Suka Makmue – Setelah resmi memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya terus memperkuat promosi batu giok khas daerah sebagai salah satu komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi sekaligus ikon kebanggaan Kabupaten Nagan Raya.

Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui partisipasi dalam berbagai ajang nasional serta promosi antardaerah.

Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. melalui Wakil Bupati, Raja Sayang, mengatakan Batu Giok Nagan Raya merupakan kekayaan alam yang dimiliki daerah dan harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Nagan Raya di tingkat nasional maupun internasional.

“Promosi batu giok khas Nagan Raya terus kami lakukan. Ini merupakan kekayaan alam yang harus kita manfaatkan secara baik agar semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Raja Sayang di Suka Makmue, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, batu giok Nagan Raya telah beberapa kali mengikuti kontes batu mulia yang diselenggarakan di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi memperluas pengenalan produk unggulan daerah kepada masyarakat dan komunitas pencinta batu mulia.

Baca Juga :  Dinas Perhubungan Nagan Raya Gelar Sosialisasi Safety Riding di SMA Negeri 1 Seunagan

Hasilnya, batu giok asal Nagan Raya kembali menorehkan prestasi dengan meraih juara dalam ajang kontes batu mulia bergengsi yang digelar di Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya, batu giok Nagan Raya juga tampil dalam kontes serupa di Kota Medan, Sumatera Utara.

“Keikutsertaan dalam berbagai kontes ini menjadi langkah nyata untuk memperkenalkan batu giok Nagan Raya sekaligus membuktikan kualitasnya mampu bersaing dengan batu mulia dari berbagai daerah di Indonesia,” katanya.

Raja Sayang menjelaskan, Kabupaten Nagan Raya selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batu giok berkualitas tinggi.

“Potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui inovasi dan pengolahan sehingga tidak hanya dipasarkan sebagai batu mentah, tetapi juga menjadi berbagai produk kerajinan bernilai jual tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, batu giok dapat diolah menjadi beragam produk, seperti cincin, gelang, kalung, papan nama, tongkat komando, hingga berbagai cendera mata dan kerajinan lainnya yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Baca Juga :  BPBD Aceh Besar Gelar Lokakarya Penyusunan Kajian Risiko Bencana 2024

“Saya mengajak para pelaku usaha dan pengrajin di Nagan Raya untuk terus berinovasi sehingga batu giok dan hasil kerajinan daerah dapat dikenal lebih luas,” ujarnya.

Sebagai bentuk promosi, saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat pekan lalu, Raja Sayang menyerahkan cendera mata berupa papan nama berbahan batu giok dan gelang giok kepada Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan batu giok Nagan Raya kepada berbagai daerah sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan industri kerajinan.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Raja Sayang juga mengunjungi pengrajin batu hijau di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Di lokasi itu, ia berdialog dengan pengrajin batu, Mulyono, serta meninjau secara langsung proses pengolahan batu, mulai dari pemotongan hingga pembentukan akhir dan finishing yang menghasilkan berbagai produk.

Menurut Raja Sayang, pengalaman tersebut menjadi referensi penting bagi Pemkab Nagan Raya dalam mendorong pengembangan potensi batu giok Nagan Raya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(*)

Berita Terkait

Panggilan Hati, Cut Nyak Tri Wahyuni Galang Dana Bantu Masyarakat Gagal Ginjal di Nagan Raya
Perkuat Peran Keluarga dalam Pendidikan, Bupati TRK Imbau Orang Tua Antar Anak pada Hari Pertama Sekolah
Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Sambangi Sekretariat SWI
Dorong Regenerasi Petani Milenial, M.Khaisar Terima Penghargaan dari Kapolda Aceh.
Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan
Momen shalat Id di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
Pemkab Nagan Raya Gelar Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi JPT Pratama
Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:22 WIB

Panggilan Hati, Cut Nyak Tri Wahyuni Galang Dana Bantu Masyarakat Gagal Ginjal di Nagan Raya

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:17 WIB

Perkuat Peran Keluarga dalam Pendidikan, Bupati TRK Imbau Orang Tua Antar Anak pada Hari Pertama Sekolah

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Nagan Raya Perkuat Promosi Batu Giok sebagai Ikon Daerah Bernilai Ekonomi Tinggi

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:07 WIB

Dorong Regenerasi Petani Milenial, M.Khaisar Terima Penghargaan dari Kapolda Aceh.

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:24 WIB

Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:20 WIB

Momen shalat Id di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:13 WIB

Pemkab Nagan Raya Gelar Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi JPT Pratama

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:08 WIB

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB