Meulaboh || Meuligoeberita – Wakil Panglima (Wapang) Forum Komite Peralihan Aceh (KPA) Meulaboh, Safriadi, menegaskan agar salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai NasDem, tidak seharusnya mengeluarkan pernyataan provokatif terkait kebijakan Bupati Aceh Barat dalam mengaudit dana Corporate Social Responsibility (CSR) di daerah tersebut.
Menurut Safriadi, audit yang dilakukan oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, bertujuan untuk memastikan bahwa dana CSR benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat dan tidak ada hubungannya dengan kepentingan politik atau Pilkada sebelumnya, mengeluarkan setmen seorang anggota DPRA itu, mengatakan dengan bahasa arogansi terhadap bupati aceh barat,”ujar Safriadi.
“Lanjut Safriadi audit ini tidak ada kaitannya dengan akses tentang pilkada yang lalu, langkah audit ini dilakukan sesuai, menurut saya pak bupati aceh barat Tarmizi SP,. MM mempertimbangkan saran masyarakat terkait peruntukan dana CSR tersebut agar lebih tepat sasaran karena dana CSR yang diterima rutin itu terbilang cukup besar.
Dengan ada audit ini, kita bisa sama-sama mengetahui apakah dana CSR tersebut telah betul-betul dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat atau tidak, bukan semata-mata bupati aceh barat dendam pilkada kemarin, saya minta kepada anda bapak anggota DPRA Nurchalis yang terhormat jangan anda membuat suasana keruh,”katanya Safriadi.
Audit ini dilakukan oleh bupati aceh barat tidak ada kaitannya sama sekali dengan akses pilkada, Bupati Aceh Barat tidak ada Niat untuk merusak citra investigasi di Aceh, Setmen anggota DPRA Nurchalis tersebut, justru bupati aceh barat memperkuat di massa kepimpinan Mualem-Dek Fath bukan untuk memperlambat investor, “tutup Safriadi.
Penulis : Is
Editor : Redaksi









