Meuligoeberita.com || Meulaboh – Memperingati Hari Santri Nasional, ribuan santri dari 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Barat secara resmi mendeklarasikan dukungan penuh kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, Tarmizi-Said, dengan nomor urut 01 dalam Pilkada 2024.
Deklarasi dukungan ini ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan yang dilakukan oleh perwakilan santri dari dayah di masing-masing kecamatan pada Selasa (22/10/2024).
Dalam orasinya, Tarmizi, S.P., menyampaikan rasa terima kasih dan hormat atas dukungan yang diberikan oleh para guru dan santri.
“Hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi kita semua, karena bertepatan dengan Hari Santri Nasional. Hari ini menjadi pengakuan negara terhadap kontribusi santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.
Tarmizi juga mengenang peran santri pada 22 Oktober 1945, ketika K.H. Hasyim Asy’ari mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad yang mendorong santri untuk berjuang di garis depan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, ia memaparkan salah satu program unggulannya, yakni
“Alumni Dayah Masuk Gampoeng,” di mana ia berencana mengadakan pengajian satu jam di setiap gampong yang ada di Aceh Barat, mencakup 321 desa.
Di hadapan para guru dan santri, Tarmizi juga menyoroti tantangan keuangan yang dihadapi Aceh Barat, khususnya terkait penurunan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh.
Menurutnya, krisis keuangan ini disebabkan oleh berkurangnya dana Otsus yang awalnya sebesar 2% dari dana alokasi umum selama 15 tahun pertama, menjadi hanya 1% pada periode lima tahun terakhir.
“Mulai 2023 hingga 2027, Aceh hanya menerima sekitar 4 triliun rupiah per tahun, turun dari sebelumnya 8 triliun,” jelas Tarmizi.
Ia menambahkan bahwa penurunan ini akan berdampak signifikan pada Aceh Barat, dengan perkiraan kehilangan lebih dari 200 miliar dari total Dana Otsus.
Untuk mengatasi tantangan ini, Tarmizi menegaskan telah menyiapkan strategi jangka panjang melalui 100 program unggulan, guna menciptakan kemandirian dan stabilitas ekonomi di Aceh Barat.
Dalam kesempatan yang sama, Tgk Abdullah, mantan Imam Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, menyampaikan pengunduran dirinya sebagai imam masjid.
Keputusan ini, menurut Tgk Abdullah, diambil untuk fokus memperjuangkan kemenangan pasangan Tarmizi-Said. Pengunduran ini terjadi setelah adanya pernyataan dari pihak lawan yang menuding keterlibatan ulama dalam politik dapat menimbulkan penyebaran aliran sesat.
Tgk Abdullah menekankan pentingnya peran ulama dalam politik, untuk memastikan moralitas dan nilai-nilai agama terjaga dalam pemerintahan.
Ia dan para santri berkomitmen untuk mendukung penuh Tarmizi-Said dalam Pilkada Aceh Barat 2024, demi menjaga kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kepentingan rakyat.
Deklarasi dukungan ini semakin memperkuat barisan pendukung pasangan Tarmizi-Said dalam memenangkan Pilkada Aceh Barat 2024.
(**)









