Pemerintah Bakal Ganti LPG Tabung Gunakan Jargas

Minggu, 26 Mei 2024 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, meuligoeberita.com – Pemerintah bakalan menganti penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung menggunakan proyek jaringan gas (jargas) rumah tangga. Hal itu dinyatakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menteri ESDM RI, Arifin Tasrif menyebutkan kegiatan impor LPG akan menurun akibat proyek jargas rumah tangga tersebut. Ia pun menegaskan bahwa proyek jargas dapat menggantikan peran LPG itu.

Menurutnya, saat ini, Kementerian ESDM tengah mendorong pembangunan infrastruktur jargas untuk dalam negeri, baik untuk pemanfaatan rumah tangga maupun industri.

“Jargas itu bisa gantiin impor LPG. Kalau enggak, kan, makanya devisa kita habis semua. Sedangkan, kan, kita produksi gasnya akan banyak,” kata Arifin di Musrenbangnas, JCC Jakarta, dikutip dari CNBC Indonesia, Minggu (26/5/2024).

“Kita juga sedang berupaya, kan, membangun lagi infrastruktur gas supaya memang bisa dimanfaatkan. Pak Presiden, kan, bilang ini jalur utamanya, cabangnya di mana, sama gas juga gitu. Nanti juga bisa jadi jargas itu,” sambungnya.

Baca Juga :  Komisi VII DPRA Kunjungi Dayah Babul Maghfirah, Serahkan Bantuan

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan bahwa gas bumi adalah salah satu sumber energi andalan di era transisi energi, khususnya untuk bisa mencapai target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 mendatang.

Oleh karena itu, infrastruktur terintegrasi dibutuhkan untuk bisa menyalurkan gas dari area sumber gas hingga ke area penerimanya di seluruh Indonesia.

“Gas pun akan kita sambungkan, Alhamdulilah memang secara waktu ini pas kita sekarang banyak menemukan gas yang baru, ladang gas yang baru. Jadi, gas secara emisi juga jauh lebih baik dibandingkan batu bara,” ungkap Dadan dalam acara Rembuk Nasional Transisi Energi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Dadan mengatakan, infrastruktur pipa gas sepanjang Sumatra dan integrasi Sumatra-Jawa menjadi kunci penyaluran gas domestik. Hal itu dilakukan untuk menyalurkan potensi gas bumi dari Wilayah Kerja Agung dan Andaman, Aceh sehingga gas dari ujung Sumatra tersebut bisa dimanfaatkan di Jawa dan daerah lain di Sumatra.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Pj Bupati Aceh Barat Himbau Masyarakat Jaga Kerukunan

Dadan menjelaskan, manfaat pembangunan infrastruktur jaringan gas adalah untuk bisa mendukung harga gas lebih terjangkau dengan biaya angkut atau Toll Fee lebih murah.

“Untuk memenuhi kebutuhan gas untuk industri, pembangkit listrik, komersil, dan rumah tangga,” kata Dadan.

Dalam paparannya, Dadan menyebut bahwa saat ini sudah terbangun infrastruktur jaringan pipa gas Cisem (Cirebon-Semarang) tahap 1 dengan investasi Rp1,13 triliun. Saat ini jaringan Cisem tahap 2 tahun 2024 ini membutuhkan investasi Rp1,33 triliun dan untuk tahun 2025 membutuhkan investasi Rp2,01 triliun.

Selain itu, ia membeberkan bahwa program jargas untuk rumah tangga yang berasal dari Cisem dan Dusem (Dumai-Sei Mangkei) bisa mengurangi subsidi LPG 3 kg hingga Rp0,63 triliun per tahun.

“Dan hemat devisa impor LPG Rp1,08 triliun per tahun. Penghematan biaya masak Rp0,16 triliun per tahun,” tandasnya.[]

Berita Terkait

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ
Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan
Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun
Wagub Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI
Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil
Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas
Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:51 WIB

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:24 WIB

Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:57 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:42 WIB

Wagub Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:36 WIB

Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:17 WIB

Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas

Senin, 20 April 2026 - 19:04 WIB

Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB