Mantan Panglima GAM dan Warga Pedalaman Aceh Minta Aktivitas Tambang Emas Tidak Ditutup

Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Yusuf ( Mantan Panglima Muda GAM Wilayah Kaway XVI Raya)

Muhammad Yusuf ( Mantan Panglima Muda GAM Wilayah Kaway XVI Raya)

MeuligoeBerita.com | Aceh Barat – Sejumlah mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) bersama warga pedalaman Aceh meminta kepada Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, agar tidak menutup aktivitas pertambangan emas menggunakan alat berat (ekskavator) di kawasan hutan Aceh.

Muhammad Yusuf, mantan Panglima Muda GAM Wilayah Kaway XVI Raya, menyatakan pihaknya telah mematuhi instruksi Mualem untuk menarik alat berat dari hutan dan membawanya kembali ke gampong. Namun, ia berharap agar rencana pembentukan koperasi segera direalisasikan sehingga aktivitas tambang emas tetap dapat berjalan secara sah.

Banyak mantan kombatan GAM, anak korban konflik, serta masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari hasil kerja alat berat ini. Kalau tambang emas ditutup, entah bagaimana nasib kami nanti. Jangan sampai terulang lagi luka lama,” kata Muhammad Yusuf dalam keterangannya.

Baca Juga :  Listrik Sering Padam, Warga Demo Kantor PLN

Ia menegaskan, selama ini keberadaan tambang emas membuat para mantan kombatan tidak lagi bergantung pada bantuan, karena sudah bisa bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga. “Walaupun hanya seratus ribu yang kami bawa pulang, kami sudah bisa sekolahkan anak, bahkan ada yang kuliah dan di pesantren,” ujarnya.

Senada dengan itu, Mardiati, warga Sikundo, juga menyampaikan keberadaan alat berat sangat membantu masyarakat miskin, terutama para janda dan petani kecil. Ia mengaku kondisi ekonomi masyarakat meningkat signifikan sejak adanya aktivitas tambang emas.

Baca Juga :  Ketua DPRK Aceh Barat Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya 27 November 2024

Kalau tidak ada beco, kami tidak sanggup lagi mencari emas dengan tangan. Alhamdulillah dengan adanya beco, kami bisa bertahan hidup, bisa biayai anak sekolah dan kuliah. Kami mohon kepada bapak gubernur jangan ditutup tambang emas ini,” harapnya.

Masyarakat berharap, pemerintah dapat memberikan solusi dengan membuka jalan legal agar penambangan emas di Aceh dapat dilakukan secara sah, sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum dan tetap menjadi sumber mata pencaharian bagi warga.

Penulis : ARIFFAHMI

Editor : REDAKSI

Berita Terkait

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ
Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan
Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun
Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil
Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas
Breakingnews: Telah Terjadi Banjir Melanda Wilayah Pante Ceureumen
Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:51 WIB

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:24 WIB

Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:57 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:36 WIB

Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:17 WIB

Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas

Senin, 20 April 2026 - 23:49 WIB

Breakingnews: Telah Terjadi Banjir Melanda Wilayah Pante Ceureumen

Senin, 20 April 2026 - 19:04 WIB

Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB