Meulaboh, meuligoeberita.com – Sejumlah warga dan mahasiswa di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh melakukan demontrasi atau unjuk rasa ke kantor PLN setempat. Warga kesal karena listrik sering padam di daerah itu beberapa hari ini, Kamis 6 Juni 2024.
Malahan diantara mereka ada yang membawa barang elektronik rumah tangga yang diklaim pemilik rusak akibat listrik tidak normal.
Pantauan meuligoeberita.com, aksi dimulai pukul 11.10 WIB. Adapun mereka sebagai orator, Deni Setiawan dari perwakilan warga, Syah Bakri pengusaha UMKM serta Dede Rahmat perwakilan mahasiswa.
Mereka meminta perusahaan untuk mendirikan pusat transmisi penyaluran energi listrik di daerah itu dan juga meminta ganti rugi atas kerusakan barang elektronik milik mereka.
Selain itu, mereka juga meminta perseroan memberi kompensasi sesuai Peraturan Menteri ESDM, nomor 18 Tahun 2019 perubahan atas peraturan nomor 27 tahun 2017, tentang tingkat mutu pelayanan dan biaya yang terkait dengan penyaluran tenaga listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).
Sementara, Manager UP 3 PLN Meulaboh, Adit Setiawan menyatakan semua permintaan warga tadi sudah dicatat, semua itu akan dilaporkan ke atasan.
“Kita akan memberi jawaban pada hari Senin mendatang setelah ada keputusan dari pimpinan,” kata Adit Setiawan kepada wartawan, Kamis 6 Juni 2024.
Untuk diketahui, unjuk rasa itu dijaga ketat petugas keamanan kantor dan juga dari pihak kepolisian daerah itu. Mereka bubar pukul 13.00 WIB dan menyebutkan akan kembali pada hari Senin nanti.[]
Editor : Redaksi









