Peserta Didik SMPN 2 Meureubo, belajar cocok tanam sayur di kebun petani di Kabupaten Nagan Raya

Minggu, 6 Oktober 2024 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meuligoebetita.com || Meulaboh – Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Meureubo Kabupaten Aceh Barat belajar cocok tanam sayur di kebun petani di Kabupaten Nagan Raya. Hal ini sebagai bentuk implementasi kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di kalangan peserta Didik

Kepala SMP Negeri 2 Meureubo Ibnu Abbas, S.Pd mengatakan bahwa seiiring dengan diberlakukannya Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) oleh pemerintah, maka peserta didik SMPN 2 Meureubo ditahun ajaran ini menerapkan pola menanam sayur mayur di lahan yang memadai yang masih kosong dibelakang sekolah, penanaman sayur mayur ini untuk memberi inspirasi bagi pihak sekolah sebagai lahan penghijauan dan juga untuk melestarikan lingkungan dengan menanam sayur bagi peserta didik

Program penanaman sayur mayur ini, kata dia, peserta didik saat ini sedang belajar menanam sayur mayur di kebun petani warga Nagan Raya setiap hari Sabtu secara bergilir per kelas yang dikoordinir oleh Marfirah Fitri, S.Pd, Saodah, S.PdI dan Syariah, S.Pd, Ujar Ibnu Abas, Sabtu (5/10-2024)

Melalui P5, kata Ibnu Abas, peserta didik mendapatkan edukasi tentang manfaat sayuran yang baik bagi kesehatan. Mereka belajar bekerjasama dan mengetahui proses menanam sayuran hingga panen. Walaupun merupakan hal baru, P5 memberi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta didik SMPN 2 Meureubo, hal ini terlihat dari keriangan dan antusiasme mereka mengikuti pola penanaman sayur mayur ini, sebut Ibnu Abas

Baca Juga :  Polres Aceh Barat Kerahkan Ratusan Personel Amankan Aksi Mahasiswa

“Untuk menggerakkan kegiatan penanaman sayur ini, peserta didik dibimbing oleh wali kelas masing-masing. Adapun jenis sayuran yang ditanam diantaranya sawi, bayam dan kembang kol

Disamping itu hasil akhir budidaya sayuran ini adalah dapat dikonsumsi bersama oleh warga SMP Negeri 2 Meureubo,” Program tanam menanam tanaman khususnya sayur ini mengandung dua dimensi peserta didik bersama keluarga dan sebagian lagi nantinya bisa dipasarkan, ucap Kasek SMPN 2 Meureubo Ibnu Abas, S.Pd

Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Meureubo Kabupaten Aceh Barat belajar cocok tanam sayur di kebun petani di Kabupaten Nagan Raya. Hal ini sebagai bentuk implementasi kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di kalangan peserta Didik

Kepala SMP Negeri 2 Meureubo Ibnu Abbas, S.Pd mengatakan bahwa seiiring dengan diberlakukannya Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) oleh pemerintah, maka peserta didik SMPN 2 Meureubo ditahun ajaran ini menerapkan pola menanam sayur mayur di lahan yang memadai yang masih kosong dibelakang sekolah, penanaman sayur mayur ini untuk memberi inspirasi bagi pihak sekolah sebagai lahan penghijauan dan juga untuk melestarikan lingkungan dengan menanam sayur bagi peserta didik

Baca Juga :  Syech Muharram Terima Kunjungan Staf Ahli Kementerian Pertanian RI

Program penanaman sayur mayur ini, kata dia, peserta didik saat ini sedang belajar menanam sayur mayur di kebun petani warga Nagan Raya setiap hari Sabtu secara bergilir per kelas yang dikoordinir oleh Marfirah Fitri, S.Pd, Saodah, S.PdI dan Syariah, S.Pd, Ujar Ibnu Abas, Sabtu (5/10-2024)

Melalui P5, kata Ibnu Abas, peserta didik mendapatkan edukasi tentang manfaat sayuran yang baik bagi kesehatan. Mereka belajar bekerjasama dan mengetahui proses menanam sayuran hingga panen. Walaupun merupakan hal baru, P5 memberi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta didik SMPN 2 Meureubo, hal ini terlihat dari keriangan dan antusiasme mereka mengikuti pola penanaman sayur mayur ini, sebut Ibnu Abas

“Untuk menggerakkan kegiatan penanaman sayur ini, peserta didik dibimbing oleh wali kelas masing-masing. Adapun jenis sayuran yang ditanam diantaranya sawi, bayam dan kembang kol

Disamping itu hasil akhir budidaya sayuran ini adalah dapat dikonsumsi bersama oleh warga SMP Negeri 2 Meureubo,” Program tanam menanam tanaman khususnya sayur ini mengandung dua dimensi peserta didik bersama keluarga dan sebagian lagi nantinya bisa dipasarkan, ucap Kasek SMPN 2 Meureubo Ibnu Abas, S.Pd.*MB/UDINJAZZ*

Pewarta: udinjazz 

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ
Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan
Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun
Wagub Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI
Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil
Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas
Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:51 WIB

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:24 WIB

Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:57 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:42 WIB

Wagub Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:36 WIB

Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:17 WIB

Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas

Senin, 20 April 2026 - 19:04 WIB

Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB