Kakanwil Kemenag Aceh Minta Masyarakat Jaga Ukhuwah dan Hargai Perbedaan

Jumat, 29 November 2024 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meuligoe Berita| Banda Aceh – Menyambut pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari mengajak masyarakat untuk selalu menjaga persatuan, persaudaraan (ukhuwah) dan saling menghargai perbedaan sikap politik.

 

Hal tersebut disampaikan Azhari mengenang kondisi akhir-akhir ini menjelang Pilkada Aceh. Menurutnya, Pilkada merupakan pesta demokrasi, ajang mencari dan menentukan pemimpin daerah yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Maka perbedaan pilihan saat pesta demokrasi merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dikemukakan.

 

“Perbedaan itu adalah hal yang sangat lumrah, bahkan sebuah keniscayaan, namun yang paling penting adalah kita menghadirkan suasana tenang dan damai, saling menghargai perbedaan tersebut dan kita tetap fokus menjaga persaudaraan dan persatuan,” ujar Azhari, Rabu (27/11/2024) .

 

Ia mengingatkan masyarakat bahwa pilkada ini bukanlah segala-galanya, hanya sebuah konstestasi yang nantinya ada menang dan kalah, maka jangan sampai kita terpecah-belah, pudarnya persaudaraan dan saling dendam.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

 

“Oleh karena itu, penting untuk menjaga ukhuwah dan memastikan bahwa suasana politik tidak merusak persatuan umat. Hindari perpecahan, jangan sampaikan gara-gara perbedaan sikap politik ukhuwah yang tergadaikan. Maka bijaklah dalam mengambil tindakan, hindari fitnah, kebencian dan selalu waspada kepada pihak-pihak yang mengadu domba yang dapat memecahkan persatuan umat. Masing-masing dari kita memiliki hak untuk memilih secara rahasia dan bebas. Tidak boleh memaksakan, silahkan berbeda pilihan, saling mendukung tanpa memaksakan, menghormati hak setiap individu untuk memiliki pilihan politiknya,” lanjutnya.

 

Menurut Azhari, harus mengedepankan politik santun, tidak boleh gara-gara politik hilang persaudaraan dan persatuan, oleh karena itu semua pihak harus menjaga diri dari hal-hal yang dapat merusak demokrasi dan ukhuwah.

 

Ia juga mengatakan kebiasaan masyarakat kita saat nongkrong atau duduk di warung kopi membahas politik, maka tetap jaga etika berdiskusi politik, lakukan dengan etika yang baik.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Mahasiswa Asal Aceh Barat Terungkap, Pelaku Ditangkap

 

“Mari kita fokus pada kemaslahatan bersama dan terus berdoa untuk pemimpin yang adil dan terbaik untuk rakyat dan daerah kita. Jangan biarkan perbedaan politik merusak hubungan. Ingatlah diri kita dan sesama muslim bahwa persatuan lebih penting daripada perbedaan politik. Semoga kita semua dapat menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah dinamika politik, sehingga persatuan dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama,”

 

Azhari mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyikapi segala peristiwa dengan hati yang jernih. Kita kembali kepada ajaran dan pesan-pesan yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an. Menjadi seorang mukmin yang baik yang senantiasa menjaga persaudaraan. Azhari mengutip hadits Shahih Muslim, “Bahwa muslim dengan muslim yang lainnya adalah saudara. Tidak boleh saling menzalimi, menghina, berkomentar”. (mc aceh/02r)

Sumber : Safrina

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Safrina

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Sambangi Sekretariat SWI
Pemkab Nagan Raya Perkuat Promosi Batu Giok sebagai Ikon Daerah Bernilai Ekonomi Tinggi
Dorong Regenerasi Petani Milenial, M.Khaisar Terima Penghargaan dari Kapolda Aceh.
Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ
Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan
Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun
Momen shalat Id di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Nagan Raya Perkuat Promosi Batu Giok sebagai Ikon Daerah Bernilai Ekonomi Tinggi

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:07 WIB

Dorong Regenerasi Petani Milenial, M.Khaisar Terima Penghargaan dari Kapolda Aceh.

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:51 WIB

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:24 WIB

Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:57 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:20 WIB

Momen shalat Id di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:29 WIB

Bupati TRK: Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB