Sumatera Terdeteksi Simpan Banyak Gempa Megathrust

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, meuligoeberita.com – Indonesia memiliki wilayah yang dikepung belasan megathrust atau zona patahan dari ujung pulau Sumatera hingga Papua. Namun Sumatera mendominasi dengan memiliki setidaknya enam megathrust.

Megathrust adalah bagian dangkal suatu lajur pada zona subduksi yang mempunyai sudut tukik yang landai. Gempa bumi pada lajur atau zona megathrust disebut juga gempa bumi interplate.

Zona subduksi bisa diartikan sebagai zona kejadian gempa bumi yang terjadi di sekitar pertemuan antar lempeng. Sumber zona lempeng kerak bumi ini dapat dibagi menjadi dua model, yaitu pada lajur megathrust (gempa bumi interplate) dan pada lajur benioff (gempa intraplate).

Data ini merujuk pada penelitian 2017, di mana Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN) sempat meluncurkan Buku Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia. Hasilnya ada 16 megathrust yang mengelilingi Indonesia, dengan Sumatera terbanyak.

Enam megathrust yang ada di Sumatera ini juga berpotensi memicu gempa dahsyat hingga tsunami dengan tinggi puluhan meter. Berikut rinciannya, dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (23/5/2024).

Baca Juga :  Mantan Panglima Daerah Wayla Tgk Black Dukungan TARSA Di Pilkada 2024

Megathrust Sumatera

1. Megathrust Aceh-Andaman Potensi Magnitude: 9,2 Pergeseran/tahun: 4 cm

2. Megathrust Nias-Simeulue
Potensi Magnitude: 8,9
Pergeseran/tahun: 4 cm

3. Megathrust Batu
Potensi Magnitude: 8,2
Pergeseran/tahun: 4 cm

4. Megathrust Mentawai-Siberut
Potensi Magnitude: 8,7
Pergeseran/tahun: 4 cm

5. Megathrust Mentawai-Pagai
Potensi Magnitude: 8,9
Pergeseran/tahun: 4 cm

6. Megathrust Enggano
Potensi Magnitude: 8,8
Pergeseran/tahun: 4 cm

Megathrust lain di Indonesia:

7. Megathrust Selat Sunda-Banten
Potensi Magnitude: 8,8
Pergeseran/tahun: 4 cm

8. Megathrust Jawa Barat
Potensi Magnitude: 8,8
Pergeseran/tahun: 4 cm

9. Megathrust Jateng-Jatim
Potensi Magnitude: 8,9
Pergeseran/tahun: 4 cm

10. Megathrust Bali
Potensi Magnitude: 9,0
Pergeseran/tahun: 4 cm

11. Megathrust NTB
Potensi Magnitude: 8,9
Pergeseran/tahun: 4 cm

12. Megathrust NTT
Potensi Magnitude: 8,7
Pergeseran/tahun: 2 cm

13. Megathrust Laut Banda Selatan
Potensi Magnitude: 7,4

Baca Juga :  Sekber Wartawan Indonesia di Aceh Barat Berbagi Keberkahan Bersama Penyapu Jalanan, Pemulung dan Pekerja Parkir

14. Megathrust Laut Banda Utara
Potensi Magnitude: 7,9

15. Megathrust Sulawesi Utara
Potensi Magnitude: 8,5

16. Megathrust Filipina
Potensi Magnitude: 8,2

“Gempa-gempa signifikan di Sumatera didominasi oleh gempa dengan mekanisme thrust yang terjadi akibat proses subduksi serta beberapa gempa sesar geser seperti sesar Sumatera dan di barat laut Sumatera. Selain itu juga terdapat gempa dengan mekanisme sesar naik di sekitar backthrust Mentawai dan gempa intraslab seperti gempa Padang 2009 (Shiddiqi, 2015),” tulis laporan tersebut.

Sebenarnya semi mengantisipasi hadirnya “kiamat” megathrust, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan ekspedisi untuk menginvestigasi zona megathrust Indonesia di tahun 2024 ini.

Para peneliti bakal menumpang kapal ekspedisi OceanXplorer milik lembaga non-profit OceanX, dimulai dari Subduksi Sunda, Subduksi Banda, Subduksi Sulawesi, Subduksi Lempeng Laut Filipina, Lempeng Laut Maluku, hingga Subduksi Utara Papua.[]

Sumber Berita : cnbcindonesia.com

Berita Terkait

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ
Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan
Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun
Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil
Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas
Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla
Bupati TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:51 WIB

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:24 WIB

Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:57 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:36 WIB

Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:17 WIB

Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas

Senin, 20 April 2026 - 19:04 WIB

Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Rabu, 15 April 2026 - 18:31 WIB

Bupati TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB