Stop Money Politic Membangun Pemilu Yang Lebih Bersih Dan Berintegritas

Senin, 25 November 2024 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meuligoe Berita || Aceh Barat – Money Politic Merupakan Salah Satu Pelanggaran Kampanye Dalam Pilkada. Biasanya, Money Politic Saat Pilkada Dilakukan Oleh Simpatisan, Kader atau Pengurus Partai Politik Menjelang Hari H Pemilihan, Marilah Kita Membangun Pemilu Yang Lebih Bersih Dan Berintegritas

1. Apa Itu Money Politic ?

Money Politic Atau Politic Uang Adalah Praktik Pemberian Uang, Barang, Ataupun Hadiah Lainnya Kepada Pemilih Untuk Mempengaruhi Pilihan Mereka Saat Pemilu, Tindakan Ini Melanggar Hukum Dan Merusak Demokrasi.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Pj Bupati Aceh Barat Himbau Masyarakat Jaga Kerukunan

2. Bahaya Money Politic :

Merusak Integritas Demokrasi, Keputusan Memilih Tidak Adalagi, Berdasarkan Visi-Misi dan Kemampuan Kandidat, Melainkan Karna Iming-iming Materi, Menciptakan Pemimpin Tidak Kompeten, Pemimpin Yang Terpilih Dari Politic Uang Cenderung Tidak Memprioritaskan Kepentingan Rakyat. Memperburuk Korupsi, Kandidat Yang Mengeluarkan Biaya Untuk Money Politic Cenderung “Balikan Modal” Dengan Cara Korupsi.

Baca Juga :  Kapus Beutong Ateuh Banggalang Apresiasi Atas Kehadiran 4 Dokter spesialis Hebat ke Beutong Ateuh Banggalang

 

3. Bentuk Money Politic Yang Perlu Diwaspadai.

Pembagian Uang Atau Sembako, Memberi Langsung Kepada Pemilih Sebelum Hari Pemungutan Suara, Atau Hadiah Kepada Kelompok Tertentu.

Penyalahgunaan Program Bantuan Pemerintah, Misalnya, Mengunakan Dana Bantuan Sosial Untuk Kepentingan Kampanye. (mbp)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Polri

Berita Terkait

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ
Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan
Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun
Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil
Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas
Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla
Bupati TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:51 WIB

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:24 WIB

Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:57 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:36 WIB

Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:17 WIB

Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas

Senin, 20 April 2026 - 19:04 WIB

Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Rabu, 15 April 2026 - 18:31 WIB

Bupati TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB