Rapimcab Pll,para insinyur Aceh Barat susun sejumlah program kerja.apa saja

Selasa, 8 Oktober 2024 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meuligoeberita Aceh Barat.Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Aceh Barat Periode 2024-2027 menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) yang berlangsung di ruang Aula Cut Nyak Dhien Sekdakab Aceh Barat, Selasa (8/10-2024). Rapimcab ini diikuti para pengurus cabang dan anggota PII Aceh Barat yang dipimpin oleh Ketua PII Cabang Aceh Barat Dr. Ir. Kurdi, ST, MT IPM, Asean-Eng.

Pada Rapimcab tahunan PII Aceh Barat ini telah menghasilkan sejumlah program kerja dan inovasi strategi pembangunan. Salah satunya adalah inovasi pembangunan berorientasi mitigasi bencana.

Ketua PII Aceh Barat Dr Ir. Kurdi, ST, MT, IPM, Asean-Eng menyampaikan, Rapimcab ini diikuti sebanyak 25 orang merupakan ketua bidang dan ketua komite yang berpikir kritis untuk menciptakan inovasi pembangunan. Semua gagasan tersebut akan dituangkan dalam program kerja PII Aceh Barat.

“Kita menghasilkan beberapa kegiatan yang bisa kita laksanakan tahun ini. Terutama isu terhangat saat ini kita akan membuat kajian, FGD, seminar yang bersifat inovasi yang menunjukkan kiprah insinyur Indonesia untuk daerah,” ujarya di sela kegiatan.

Dr Kurdi, menyampaikan, Kabupaten Aceh Barat merupakan salah satu daerah rawan bencana, seperti banjir, longsor tebing sungai dan ambruk badan jalan. Karena itu para insinyur akan berpikir kiritis menciptakan inovasi pembangunan menjawab tantangan itu.

Mulai dari membuat kajian akademis PII dan mengusulkan inovasi-inovasi tata kelola ruang pembangunan yang tepat. Kemudian diserahkan kepada Pemkab Aceh Barat untuk ditindak lanjuti sesuai dengan petunjuk teknis yang di susun.

Baca Juga :  Bupati TRK Harapkan Presiden Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat di Nagan Raya

“Salah satunya kita memberikan sumbangsih pikiran untuk isu banjir kota. Dibeberapa titik cukup kuat tekanan saat intensitas hujan tinggi. Kita lakukan berupa kajian yang akan kita sampaikan rekomendasinya untuk Pemkab Aceh Barat terutama terkait teknologi,” sebutnya.

Dr Kurdi, menyampaikan, bahwa pada prinsipnya meskipun diantara pengurus PII merupakan pegawai pada dinas teknis. Namun untuk pekerjaan pembangunan sepenuhnya adalah Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Akan tetapi perlu dipahami bahwa proyek itu bukan milik PII atau dikelola PII. Namun organisasi orang-orang berpikir kritis dan cerdas ini lebih kepada memberikan usulan atau rekomendasi setelah melalui kajian teknis mereka, demikian Kurdi.*MB/udinjazz*Rapimcab Pll,para insinyur Aceh Barat susun sejumlah program kerja.apa saja

Meuligoeberita Aceh Barat.Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Aceh Barat Periode 2024-2027 menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) yang berlangsung di ruang Aula Cut Nyak Dhien Sekdakab Aceh Barat, Selasa (8/10-2024). Rapimcab ini diikuti para pengurus cabang dan anggota PII Aceh Barat yang dipimpin oleh Ketua PII Cabang Aceh Barat Dr. Ir. Kurdi, ST, MT IPM, Asean-Eng.

Pada Rapimcab tahunan PII Aceh Barat ini telah menghasilkan sejumlah program kerja dan inovasi strategi pembangunan. Salah satunya adalah inovasi pembangunan berorientasi mitigasi bencana.

Ketua PII Aceh Barat Dr Ir. Kurdi, ST, MT, IPM, Asean-Eng menyampaikan, Rapimcab ini diikuti sebanyak 25 orang merupakan ketua bidang dan ketua komite yang berpikir kritis untuk menciptakan inovasi pembangunan. Semua gagasan tersebut akan dituangkan dalam program kerja PII Aceh Barat.

Baca Juga :  Peningkatan Pengelolaan TN Gunung Leuser Diperkuat oleh Polda Aceh

“Kita menghasilkan beberapa kegiatan yang bisa kita laksanakan tahun ini. Terutama isu terhangat saat ini kita akan membuat kajian, FGD, seminar yang bersifat inovasi yang menunjukkan kiprah insinyur Indonesia untuk daerah,” ujarya di sela kegiatan.

Dr Kurdi, menyampaikan, Kabupaten Aceh Barat merupakan salah satu daerah rawan bencana, seperti banjir, longsor tebing sungai dan ambruk badan jalan. Karena itu para insinyur akan berpikir kiritis menciptakan inovasi pembangunan menjawab tantangan itu.

Mulai dari membuat kajian akademis PII dan mengusulkan inovasi-inovasi tata kelola ruang pembangunan yang tepat. Kemudian diserahkan kepada Pemkab Aceh Barat untuk ditindak lanjuti sesuai dengan petunjuk teknis yang di susun.

“Salah satunya kita memberikan sumbangsih pikiran untuk isu banjir kota. Dibeberapa titik cukup kuat tekanan saat intensitas hujan tinggi. Kita lakukan berupa kajian yang akan kita sampaikan rekomendasinya untuk Pemkab Aceh Barat terutama terkait teknologi,” sebutnya.

Dr Kurdi, menyampaikan, bahwa pada prinsipnya meskipun diantara pengurus PII merupakan pegawai pada dinas teknis. Namun untuk pekerjaan pembangunan sepenuhnya adalah Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Akan tetapi perlu dipahami bahwa proyek itu bukan milik PII atau dikelola PII. Namun organisasi orang-orang berpikir kritis dan cerdas ini lebih kepada memberikan usulan atau rekomendasi setelah melalui kajian teknis mereka, demikian Kurdi.*MB/udinjazz*

Berita Terkait

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ
Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan
Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun
Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil
Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas
Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla
Bupati TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:51 WIB

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:24 WIB

Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:57 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:36 WIB

Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:17 WIB

Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas

Senin, 20 April 2026 - 19:04 WIB

Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Rabu, 15 April 2026 - 18:31 WIB

Bupati TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB