Meuligoeberita.com | Jakarta – Puluhan juta masyarakat Iran saat ini berkabung dalam duka yang mendalam atas wafatnya presiden iran Ebrahim Raisi pada Minggu, 19 Mei 2024 lalu pada sebuah kecelakaan helikopter yang membawa mereka jatuh dalam kondisi cuaca buruk.
Rasa belasungkawa juga dirasakan oleh penduduk Indonesia, yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa, 21 Mei 2024, di hadapan awak media di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumber : presidenri.go.id)
“Pertama-tama pemerintah dan masyarakat Indonesia menyatakan duka yang mendalam atas wafat, meninggalnya Presiden Raisi di kecelakaan helikopter yang ditumpangi beliau,” ujar Presiden Jokowi
Ebrahim Raisi, yang lahir pada 14 Desember 1960, merupakan seorang politikus konservatif dan ahli hukum Muslim yang dikenal luas. Sebelum menjabat sebagai Presiden Iran setelah kemenangan dalam pemilihan presiden 2021, Raisi telah memegang berbagai jabatan penting dalam sistem yudisial Iran. Ia pernah menjadi Ketua Hakim Iran sejak 7 Maret 2019, Jaksa Agung dari 2014 hingga 2016, dan Wakil Ketua Hakim dari 2004 hingga 2014.
Dengan meninggalnya Raisi, Iran kini dipimpin oleh Mohammad Mokhber Dezfuli, yang lahir pada 1955. Mokhber adalah Pelaksana Tugas Presiden Republik Iran yang menggantikan Raisi, yang sebelumnya Mokhber menjabat sebagai Wakil Presiden Iran ke-7 sejak Agustus 2021 dan memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan dan kini menghadapi tugas berat untuk memimpin negara di tengah masa berkabung ini.
Sumber Berita : presidenri.go.id / wikipedia.org









