MeuligoeBerita.com | Aceh Barat – Muhammad Idrus (48), yang dikenal sebagai Mukim Idrus, tokoh masyarakat Kecamatan Pante Ceureumen, turut memantau langsung kondisi jalan yang rusak parah akibat hujan deras selama lebih dari satu minggu terakhir. Rabu, 16 Oktober 2024
Mukim Idrus menyampaikan, “Jalan ini rusak sudah sekitar satu minggu karena hujan terus-menerus. Dalam minggu ini saja, hujan tidak berhenti dari jam 2 siang hingga jam 12 malam. Akibatnya, bagian jalan ini longsor, membuat kendaraan, terutama mobil, tidak bisa melintas.”
Menurut Idrus, jalan tersebut membutuhkan perbaikan serius, seperti pemasangan besi untuk menahan bagian jalan yang longsor. “Kalau jalan ini hanya disemen tanpa penguat, saat hujan deras, air akan terus menggerus jalan hingga semakin rusak. Saat ini, mobil tidak bisa lewat. Mungkin motor masih bisa diangkat dan didorong, tapi untuk mobil sudah tidak mungkin lagi.” Jelasnya
Jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan beberapa desa, termasuk Gampong Lawit, Canggai, dan Jambak.
“Di sana juga ada jembatan gantung, jadi sangat penting bagi pemerintah untuk segera menanggapi kondisi ini. Desa kami kini terputus aksesnya. Harapannya, pemerintah segera menangani masalah ini,” tambah Mukim Idrus.
Bagi warga, terutama petani sawit, jalan ini adalah jalur utama untuk mengangkut hasil panen. “Tadi kami sempat melihat sendiri ada petani yang terpaksa mengangkat sawit karena mobil tidak bisa lewat. Jalan yang putus ini panjangnya sekitar 100 meter dan benar-benar tidak bisa dilalui kendaraan roda 4.”
Mukim Idrus berharap agar pemerintah, terutama Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR), segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut.
Menurutnya, perbaikan ini sangat mendesak, mengingat jalan tersebut sudah rusak sejak masa Penjabat Bupati sebelumnya, namun belum ada tindakan perbaikan yang memadai.
Penulis : ARIFFAHMI
Editor : Redaksi









