Harga BBM Naik atau Tidak Tergantung 3 Menteri

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

                                        Ist

Ist

Jakarta, meuligoeberita.com – Keputusan pemerintah terkait penetapan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik atau tidak tergantung evaluasi subsidi yang akan dilakukan oleh tiga Menteri. Mereka yakni, Menteri ESDM, BUMN dan Menteri Keuangan.

Namun pemerintah memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG dan listrik subsidi masih bertahan hingga bulan Juni, disesuaikan atau tidak.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengaku belum bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk membahas hal ini.

Baca Juga :  Agar Tak Curangi BBM Bersubsidi, Polisi Cek Pom Bensin di Meulaboh

Menurutnya, perlu duduk bersama dengan dua menteri tersebut untuk mengevaluasi subsidi energi. Nasib subsidi energi bakal ditentukan bila tiga menteri ini sudah melakukan pembahasan.

“Kan ini masih belum habis ini bulan Mei. ini kan harus rapat bertiga, BUMN, Kemenkeu, sama saya,” sebut Arifin ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip dari detikFinance, Kamis 16 Mei 2024.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga membenarkan Arifin. Sampai saat ini pemerintah belum membahas evaluasi subsidi energi.

“Kan sekarang masih bulan Mei tanggal berapa ya ini. Nanti dibahas,” kata Airlangga singkat.

Baca Juga :  Bupati Aceh Jaya Pantau Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri

Airlangga yang sebelumnya mengumumkan bahwa harga energi bersubsidi tidak akan naik hingga Juni. Dia juga bilang, evaluasi akan dilakukan setelah Juni.

Pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi energi 2024 sebesar Rp 189,1 triliun yang mencakup subsidi Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT), LPG Tabung 3 Kg dan Listrik.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 25,8 triliun dialokasikan untuk subsidi JBT dan sebesar Rp 87,4 triliun dialokasikan untuk subsidi LPG Tabung 3 Kg. Sementara itu, untuk subsidi sektor listrik sebesar Rp 64 triliun.[]

Sumber Berita : finance.detik.com

Berita Terkait

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ
Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan
Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun
Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil
Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas
Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla
Bupati TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:51 WIB

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN, Percepatan Pelepasan Lahan Bekas HGU PT USJ

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:24 WIB

Pemuda Beutong Ateuh ingatkan bupati Nagan Raya Jangan tergesa gesa dalam mengambil keputusan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:57 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:36 WIB

Dari Donasi Rp10 Ribu, GARDA Indonesia Bangun Harapan untuk Anak Yatim di Aceh Singkil

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:17 WIB

Anak Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Polres Aceh Barat Amankan Buruh Harian Lepas

Senin, 20 April 2026 - 19:04 WIB

Antisipasi El Nino “Godzilla”, Forkopimda Nagan Raya Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

Rabu, 15 April 2026 - 18:31 WIB

Bupati TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB