Peringati hari santri, HMI Meulaboh Singgung Wujudkan Pesantren Ramah Dan Stop Kekerasan Anak

Selasa, 22 Oktober 2024 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meuligoeberita.com || ACEH BARAT – Setiap tanggal 22 Oktober bangsa Indonesia memperingati hari Santri Nasional (HSN). Tahun ini peringatan tersebut memasuki tahun ke-10.

Kementrian Agama merilis tema”Menyambung Juang Merangkul Masa Depan”. Tema ini mengangkat makna yang mendalam dan relevan dengan konteks saat ini.

Bendahara Umum HMI Cabang Meulaboh Fivi Sundari berharap peringatan hari santri yang setiap tahun diselenggarakan jangan bersifat seremonial, tetapi harus bermanfaat langsung bagi santri, tenaga pengajar dan pesantren khususnya.

“Peringatan hari santri harus diisi dengan kegiatan yang memiliki semangat produktif dan tentunya konstruktif, apalagi kekerasan pada anak di ruang lingkup pesantren masih sering kita temui.

Baca Juga :  Tim WRU BPBD Aceh Barat Bersama Tim CRU dari BKSDA Aceh Melakukan Pemantauan dan Halau Konflik Gajah Liar

Sehingga tenaga pengajar harus dibekali dengan metode-metode pendisiplinan yang mendidik, bukan malah menciptakan justfikasi kesalahan terhadap santri yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang serta ketidakpastian hukum”. Ujar Fivi Bendahara umum HMI Cabang Meulaboh.

Fivi Sundari juga menambahkan praktik kekerasan dilembaga pendidikan agamapun masih langgeng lantaran mendidik salah menafsirkan teks agama, sehingga Islam dianggap permisif dengan tindakan kekerasan terhadap santri dengan tujuan menanamkan kedisiplinan.

Sedangkan Ketua umum HMI Cabang Meulaboh Aris Munandar juga berharap dinas pendidikan Aceh Barat harus gencar melakukan sosialisasi tentang stop kekerasan pada anak, pesantren ramah anak, pendampingan hukum terhadap anak dan pola asuh yang mengedepankan kode etik konseling.

Baca Juga :  Eskul TKIT AR Rahman 1 Gelar Pengenalan Profesi Damkar Dan Mitigasi Bencana Alam

“Kita sangat berharap Dinas Pendidikan Dayah Aceh Barat dan dinas perlindungan anak Aceh Barat serta elemen terkait dapat memperkuat sosialisasi tersebut di tiap-tiap Dayah yang ada di Aceh Barat. Di momen hari Santri, sosialisasi ini semestinya dilakukan meskipun tanpa anggaran, tetapi harus terlaksana karena situasi yang menuntut kita” tutup Aris Munandar.

Berita Terkait

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Angka Kemiskinan Turun Drastis Menjadi 15,50% di Tahun 2025 Di Aceh Barat
Aceh Barat Gelar MusrenbangRPJMD 2025–2029 dan Musrenbang RKPD 2026: Dorong Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Syariat Islam
PUPR Aceh Bahas Substansi Rancangan Qanun Tata Ruang Kabupaten Pidie
Disdik Aceh Dorong Pendidikan Berkualitas di Simeulue
Bupati Aceh Barat Gelar Kantor Sehari di Gampong Simpang Teumarom
Plt Sekda Aceh Hadiri Rakor Badan Reintegrasi Aceh (BRA)
Danrem 012/TU Pimpin Sertijab Komandan Yonif 116/Garda Samudera di Aceh Barat

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:51 WIB

Kepala Kemenag Aceh Barat Tekankan ASN Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 13 September 2025 - 16:47 WIB

Angka Kemiskinan Turun Drastis Menjadi 15,50% di Tahun 2025 Di Aceh Barat

Kamis, 26 Juni 2025 - 16:11 WIB

Aceh Barat Gelar MusrenbangRPJMD 2025–2029 dan Musrenbang RKPD 2026: Dorong Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Syariat Islam

Kamis, 8 Mei 2025 - 22:40 WIB

PUPR Aceh Bahas Substansi Rancangan Qanun Tata Ruang Kabupaten Pidie

Kamis, 8 Mei 2025 - 22:36 WIB

Disdik Aceh Dorong Pendidikan Berkualitas di Simeulue

Selasa, 6 Mei 2025 - 16:08 WIB

Bupati Aceh Barat Gelar Kantor Sehari di Gampong Simpang Teumarom

Rabu, 16 April 2025 - 22:31 WIB

Plt Sekda Aceh Hadiri Rakor Badan Reintegrasi Aceh (BRA)

Jumat, 11 April 2025 - 21:43 WIB

Danrem 012/TU Pimpin Sertijab Komandan Yonif 116/Garda Samudera di Aceh Barat

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB