Pemuda Barsela Minta Kemendagri Tak Asal Cuap Soal Empat Pulau Aceh

Sabtu, 14 Juni 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meuligoeberita, Aceh Barat – Pemuda Barat Selatan Aceh (Barsela), Edy Syahputra, meminta Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), tidak asal cuap soal empat pulau Aceh yang diputuskan menjadi milik Provinsi Sumatera Utara (Sumut) secara sepihak.

Kami kecewa dengan sikap yang ditujukan oleh pemerintah pusat via Kemendagri melalui Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal meyakini empat pulau berstatus kosong,” Kata Edy Syahputra, Jum’at (13/6-2025)

Edy menilai bahwa Kemendagri asal sebar omongan ke publik dan kami menduga ada upaya melakukan praktik penipuan terang-terangan se Indonesia Raya. Bahwa atas pernyataan seperti itu menurut kami sama saja hoaks karena menyatakan bahwa empat pulau yang menjadi masalah saat ini seolah olah tanpa pemilik,” ujarnya

Menurut kami, pernyataan tersebut dinilai tidak berdasar, asal bunyi, melukai rasa keadilan masyarakat Aceh, dan mengabaikan bukti-bukti sejarah serta hukum yang ada.

Baca Juga :  Pemkab Nagan Raya Gelar Sidang Tahap II Komisi Irigasi untuk Pengelolaan Jaringan Irigasi

Menurutnya, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) secara jelas telah mengatur batas-batas wilayah Aceh, termasuk batas lautnya.
Selain itu, Permendagri Nomor 56 Tahun 2015 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan juga secara eksplisit mencatat desa dan kecamatan di Aceh Singkil yang menjadi induk dari pulau-pulau tersebut.

Dengan menyatakan statusnya kosong sama saja dengan meniadakan sejarah Aceh dan hukum yang berlaku di republik ini. Dan atas hal tersebut adalah bentuk pengabaian terhadap kekhususan Aceh yang diamanatkan konstitusi.

Atas dasar itu, kami mendesak seluruh stakheolder terkait, terutamanya Pemerintah Aceh, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), untuk segera mengambil langkah-langkah strategis dan langkah konkret akan permasalah tersebut, sehingga tidak berlarut lama.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Tingkatkan Status SD Swasta Menjadi Negeri dan Serahkan Anggaran Rehab Rp 146 Juta

Kami juga menegaskan bahwa tidak ada istilah pengelolaan sumber daya bersama sebagaimana yang disampaikan gubernur provinsi tetangga.
Bahwa secara histori, pulau itu milik Aceh dan tetap milik Aceh jangan dipindah tangankan. Bahwa kami melihat, diduga ada upaya pihak-pihak tertentu untuk mengambil sejengkal per sejengkal daerah administratif Aceh (batas wilayah) yang disinyalir mempunyai potensi baik itu migas atau pariwisatanya.

Dan atas hal tersebut, justru pemerintah pusat melalui tangan-tangan nakal yang haus akan kekuasaan serta dipenuhi intrik, seperti berupaya menciptakan bumbu yang memungkinkan memicu konflik ke depannya,” pungkas Edy Syahputra

Pewarta: Almanudar

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Breakingnews: Telah Terjadi Banjir Melanda Wilayah Pante Ceureumen
Diduga Salah Injak Gas, Polisi Tangani Mobil Tabrak Rumah dan Dua Warga di Pante Ceureumen
Presiden Prabowo Optimistis Indonesia Mampu Perkuat Kemandirian Energi
Bantuan Banjir Sumatra Cair Rp878 Miliar, Fokus Pemulihan Ekonomi UMKM
Pemerintah Aceh Pantau Situasi 329 WNI di Iran, Tunggu Data Asal Daerah dari Kemenlu
Mahasiswa menggelar unjuk rasa menyoroti lambannya penanganan pascabencana di Aceh
Dari Pondasi Ke Struktur, Tim Satgas TMMD Kodim 0105/Abar Kerjakan Tahap Strategis Pemasangan Bekisting Wingwall Dengan Presisi
Padat Karya Tunai Gerakkan Kembali Aktivitas Ekonomi Pascabencana di Aceh

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:49 WIB

Breakingnews: Telah Terjadi Banjir Melanda Wilayah Pante Ceureumen

Senin, 6 April 2026 - 09:53 WIB

Diduga Salah Injak Gas, Polisi Tangani Mobil Tabrak Rumah dan Dua Warga di Pante Ceureumen

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:41 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Indonesia Mampu Perkuat Kemandirian Energi

Jumat, 13 Maret 2026 - 00:23 WIB

Bantuan Banjir Sumatra Cair Rp878 Miliar, Fokus Pemulihan Ekonomi UMKM

Senin, 9 Maret 2026 - 22:20 WIB

Pemerintah Aceh Pantau Situasi 329 WNI di Iran, Tunggu Data Asal Daerah dari Kemenlu

Senin, 9 Maret 2026 - 22:13 WIB

Mahasiswa menggelar unjuk rasa menyoroti lambannya penanganan pascabencana di Aceh

Rabu, 25 Februari 2026 - 00:05 WIB

Dari Pondasi Ke Struktur, Tim Satgas TMMD Kodim 0105/Abar Kerjakan Tahap Strategis Pemasangan Bekisting Wingwall Dengan Presisi

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:10 WIB

Padat Karya Tunai Gerakkan Kembali Aktivitas Ekonomi Pascabencana di Aceh

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB