Mahasiswa menggelar unjuk rasa menyoroti lambannya penanganan pascabencana di Aceh

Senin, 9 Maret 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meuligoeberita, Banda Aceh – Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Anak Muda Pembela Tanoh Aceh (Gempata) kembali menggelar unjuk rasa menyoroti lambannya penanganan pascabencana di Aceh. Setelah sebelumnya berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, kali ini mereka menyampaikan aspirasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Senin (9/3/2026).

 

Pantauan Media di lokasi, massa aksi sempat membakar ban di depan pagar utama Gedung DPRA saat menyampaikan orasi.

 

Koordinator Lapangan Gempata Saputra Ariga mengatakan, aksi tersebut dilakukan untuk menuntut percepatan penanganan bencana yang dinilai masih lambat.

 

“Masyarakat sampai hari ini masih ada yang terisolasi. Kita akan tetap menyampaikan dan memperjuangkan hal ini sampai ada tindakan nyata Pemerintah Aceh,” kata Ariga.

 

“Masyarakat sampai hari ini masih ada yang terisolasi. Kita akan tetap menyampaikan dan memperjuangkan hal ini sampai ada tindakan nyata Pemerintah Aceh,” kata Ariga.

Baca Juga :  DPD SWI Aceh Barat Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih Kepada Pelajar

Menurut Ariga, hingga saat ini masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi. Selain itu, sejumlah infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana juga belum tersentuh penanganan.

 

“Harapan kita setelah ada aksi ini, Pemerintah Aceh membenahi segala persoalan-persoalan dan meningkatkan kualitas kinerjanya, serta betul-betul hadir sebagai ujung tombak kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menilai kinerja Kepala Pos Komando Penanggulangan Bencana Aceh berjalan lamban dan tidak terarah.

 

Ariga menyebut informasi terkait perencanaan hingga realisasi penanganan bencana dinilai masih tertutup.

 

Atas dasar itu, mahasiswa mendesak DPR Aceh memanggil Pemerintah Aceh untuk membuka secara transparan dokumen penanganan bencana, mulai dari tahap perencanaan hingga realisasi. “Kami juga mendesak Pemerintah Aceh agar dapat menyampaikan kepada publik rencana penggunaan dana TKD sebesar Rp 1,6 triliun,” ungkapnya.

Baca Juga :  ANBK di SMPN Beutong Ateuh Banggalang Berjalan Lancar

 

Mahasiswa Diterima Pimpinan DPRA Setelah menyampaikan orasi, sejumlah perwakilan mahasiswa dipersilakan masuk ke dalam gedung untuk melakukan audiensi. Mereka diterima oleh Wakil Ketua DPRA Ali Basrah. Ali mengatakan aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan dibahas dalam rapat pimpinan DPRA untuk menentukan langkah selanjutnya.

 

“Soal aspirasi mereka, nanti akan kita bawa apa yang disampaikan ini dengan rapat pimpinan DPRA. Kita akan mendiskusikan bagaimana langkah dan mekanisme,” kata Ali. Ia menegaskan, DPR Aceh ingin kondisi daerah tetap stabil, aman, dan kondusif.

 

“Kita ingin menyelesaikan pascabencana, pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi bisa cepat. Sehingga masyarakat kita bisa merasakan aman dengan pelayanan Pemerintah Aceh,” ujarnya.

Sumber: rilis (KP)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Rilis (KP)

Berita Terkait

Breakingnews: Telah Terjadi Banjir Melanda Wilayah Pante Ceureumen
Diduga Salah Injak Gas, Polisi Tangani Mobil Tabrak Rumah dan Dua Warga di Pante Ceureumen
THR ASN Pemerintah Aceh Mulai Dicairkan, Total Capai Rp 205,7 Miliar
Pemprov Aceh Cairkan Uang Meugang ASN Lebih Awal
Dari Pondasi Ke Struktur, Tim Satgas TMMD Kodim 0105/Abar Kerjakan Tahap Strategis Pemasangan Bekisting Wingwall Dengan Presisi
Padat Karya Tunai Gerakkan Kembali Aktivitas Ekonomi Pascabencana di Aceh
Kasatker Laporkan Penanganan Darurat Jembatan Krueng Beutong kepada Menteri PU
Usai di Hantam Banjir Bandang, Puskesmas Beutong Ateuh Butuh Uluran Tangan Pemerintah.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:49 WIB

Breakingnews: Telah Terjadi Banjir Melanda Wilayah Pante Ceureumen

Senin, 6 April 2026 - 09:53 WIB

Diduga Salah Injak Gas, Polisi Tangani Mobil Tabrak Rumah dan Dua Warga di Pante Ceureumen

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:56 WIB

THR ASN Pemerintah Aceh Mulai Dicairkan, Total Capai Rp 205,7 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 00:16 WIB

Pemprov Aceh Cairkan Uang Meugang ASN Lebih Awal

Senin, 9 Maret 2026 - 22:13 WIB

Mahasiswa menggelar unjuk rasa menyoroti lambannya penanganan pascabencana di Aceh

Rabu, 25 Februari 2026 - 00:05 WIB

Dari Pondasi Ke Struktur, Tim Satgas TMMD Kodim 0105/Abar Kerjakan Tahap Strategis Pemasangan Bekisting Wingwall Dengan Presisi

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:10 WIB

Padat Karya Tunai Gerakkan Kembali Aktivitas Ekonomi Pascabencana di Aceh

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:06 WIB

Kasatker Laporkan Penanganan Darurat Jembatan Krueng Beutong kepada Menteri PU

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB