Erosi Tebing di Gampong Mesjid Tuha Jadi Prioritas Pemerintah Aceh Barat

Minggu, 11 Mei 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meuligoeberita.com, Meulaboh: Aceh Barat – Pemerintah Aceh Barat terus berupaya untuk menangani erosi tebing di Gampong Mesjid Tuha, khususnya di sekitar Jembatan Ranto Panjang Barat.

Berdasarkan informasi dari Dinas PUPR Aceh Barat, upaya penanganan erosi ini telah menjadi prioritas pemerintah daerah.

Pada tahun 2023, pemerintah Aceh Barat mengusulkan penanganan beberapa titik erosi Krueng Meureubo, dengan prioritas pada Jembatan Ranto Panjang Barat dan Marek.

Usulan ini kemudian disetujui oleh Kementerian PUPR dengan alokasi dana sebesar Rp 15 miliar pada tahun 2024. Namun, pelaksanaan penanganan hanya dilakukan di Marek dengan panjang penanganan 500 meter.

Baca Juga :  Ketua Dekranasda Aceh Buka Pelatihan Personal dan Bisnis Branding bagi UMKM

Kadis PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya untuk menangani erosi ini.

“Kami telah mengusulkan penanganan lanjutan untuk tahun 2025, namun karena kebijakan efisiensi anggaran, pagu DAU untuk infrastruktur PUPR menjadi nol,” ujarnya.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, dan Wakil Bupati, Said, telah melakukan pertemuan dengan Direktorat Sungai dan Pantai di Jakarta untuk membahas usulan penanganan erosi ini. Mereka mengusulkan dana sebesar Rp 80 miliar, dengan alokasi Rp 25 miliar untuk penanganan erosi di Jembatan Ranto Panjang Barat.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Sambangi Sekretariat SWI

Saat ini, Bupati Aceh Barat terus berupaya agar usulan ini dapat disetujui pada tahap TW 2.

Pemerintah Aceh Barat juga telah melakukan permintaan kepada Komisi V DPR RI untuk mendukung usulan ini.

Sebagai informasi tambahan, pemerintah Aceh Barat telah menerima dana sebesar Rp 15 miliar pada tahun 2024 dan Rp 4 miliar dari BNPB untuk penanganan erosi di Gampong Mesjid Tuha.

Pemerintah daerah berharap agar upaya penanganan erosi ini dapat berlanjut dengan dukungan dana yang memadai.

(*)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Sambangi Sekretariat SWI
Pemkab Nagan Raya Perkuat Promosi Batu Giok sebagai Ikon Daerah Bernilai Ekonomi Tinggi
Dorong Regenerasi Petani Milenial, M.Khaisar Terima Penghargaan dari Kapolda Aceh.
Bupati TRK Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Nagan Raya ke Darul Makmur
Kominfo Nagan Raya Gelar Pendampingan EPSS, Perkuat Kolaborasi Satu Data Tahun 2026
Usai di Hantam Banjir Bandang, Puskesmas Beutong Ateuh Butuh Uluran Tangan Pemerintah.
Hut RI Ke-80, Muspika Kembali Gairahkan Semangat Voli di Beutong Ateuh.
Bertemu Kepala BPJN Aceh, Wali Kota Illiza Paparkan Usulan Infrastruktur Banda Aceh

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Nagan Raya Perkuat Promosi Batu Giok sebagai Ikon Daerah Bernilai Ekonomi Tinggi

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:07 WIB

Dorong Regenerasi Petani Milenial, M.Khaisar Terima Penghargaan dari Kapolda Aceh.

Rabu, 25 Februari 2026 - 02:28 WIB

Bupati TRK Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Nagan Raya ke Darul Makmur

Senin, 23 Februari 2026 - 23:16 WIB

Kominfo Nagan Raya Gelar Pendampingan EPSS, Perkuat Kolaborasi Satu Data Tahun 2026

Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:01 WIB

Usai di Hantam Banjir Bandang, Puskesmas Beutong Ateuh Butuh Uluran Tangan Pemerintah.

Senin, 25 Agustus 2025 - 16:49 WIB

Hut RI Ke-80, Muspika Kembali Gairahkan Semangat Voli di Beutong Ateuh.

Selasa, 24 Juni 2025 - 23:12 WIB

Bertemu Kepala BPJN Aceh, Wali Kota Illiza Paparkan Usulan Infrastruktur Banda Aceh

Selasa, 24 Juni 2025 - 22:51 WIB

Pemkab Nagan Raya Gelar Sidang Tahap II Komisi Irigasi untuk Pengelolaan Jaringan Irigasi

Berita Terbaru

Aceh Barat

Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin

Senin, 20 Jul 2026 - 14:40 WIB