Meuligoeberita.com, Nagan Raya: Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemuda Beutong Ateuh Banggalang Menggelar Zikir dan Doa Bersama lewat Rateb Mensa. Selasa (04/04/2025)
Ketua Panitia Pelaksana, Hamiton mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan sebagian dari rangkaian kegiatan Masyarakat Beutong Ateuh yang rutin di adakan menjelang hari raya idul Fitri selama 7 hari berturut-turut
“Rateb Mensa ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang kami adakan setiap menyambut hari raya Idul Fitri.” Kata Hamiton
Dijelaskannya, kegiatan rateb mensa ini bertujuan untuk memperkuat jalinan silaturahmi juga mempersatukan pemuda serta masyarakat setempat agar selalu kompak baik itu di bagian keagamaan serta lainnya.
“Selain memperkuat jaminan silahturahmi saat menjelang lebaran kegiatan ini juga bertujuan untuk mempersatukan pemuda serta masyarakat setempat” Ucapnya
Sementara itu, Malikul Mahdi putra dari Almarhum Tgk Bantaqiah mengatakan Rateb mensa ini adalah salah satu kebiasaan masyarakat yang dilaksanakan pada akhir bulan ramadhan sampai lebaran selama tujuh hari berturut-turut.
“Rateb mensa ini dilaksanakan dengan cara berdiri seraya melantunkan zikir dan doa dengan bahasa Aceh, tujuannya supaya kita dapat mengingat bahwa tujuan hidup kita didunia adalah untuk persiapan diri menuju hari akhirat” Tulisnya Melalui pesan WhatsApp
Dijelaskannya, Rateb mensa tersebut masih dilestarikan oleh masyarakat Beutong Ateuh guna menguatkan iman dan persatuan beserta menjaga adat budaya sampai saat ini.
Rateb mensa umumnya diikuti oleh para kawula muda yang bertujuan untuk menarik minat pemuda akan keagamaan dan perjuangan didalam berbangsa dan beragama
Selanjutnya, Tulis Malikul Mahdi, bahwa Rateb mensa tersebut adalah zikir yang dulu sering disyiarkan oleh masyarakat Nanggroe Aceh darussalam, namun di Beutong Ateuh sendiri kegiatan ini sempat di pupulerkan oleh Almarhum Tgk Bantaqiah yang merupakan salah seorang ulama di daerah itu
“Yang mana menurut para tetua kampung Beutong Ateuh bahwa rateb mensa dibeutong ateuh khususnya dipopulerkan oleh Tgk Bantaqiah seorang ulama kharismatik beutong ateuh yang namanya masih harum sampai saat ini” Pungkas Malikul Mahdi
Sementara itu, pantauan media di lokasi, masyarakat setempat juga sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut, baik itu pemuda serta masyarakat setempat. Adapun penonton di kalangan ibu ibu juga memadati perkatangan luar menasah untuk menyaksikan gelaran Rateb Mensa tersebut.
(*)






