Aceh || MB – Pasangan Calon Gubernur Dan Wakil Gubernur Aceh Nomor Urut 02, Muzakir Manaf Dan Fadhlullah (Mualem-Dek Fad) Mendapat Giliran Ke-dua Menyampaikan Visi Misinya Di depan para Anggota DPRA, Rabu 25 September 2024).
Pasangan Ini Mengangkat Visi Aceh Islami, Maju, Bermartabat, Dan Berkelanjutan Dengan Tujuh Misi Yang Akan Dilaksanakan Jika Mereka Terpilih Nanti Untuk Memimpin Aceh.
Dimana Misi Tersebut Di Antaranya, Menjalankan Syariat Islam Di Kehidupan Masyarakat, Implementasi Kekhususan Dan keistimewaan Aceh Sesuai MoU Helsinki Dan UUPA, Kemandirian Ekonomi Berbasis Sektor Unggulan.
Misi Selanjutnya Peningkatan Infrastruktur Dan Konektivitas Antara Wilayah, Peningkatan Kualitas Dan Daya Saing SDM, Mengoptimalkan Transformasi Tata Kelola Pemerintah, Dan Pemeliharaan Kelestarian Lingkungan Hidup Dan Ekosistemnya
Dalam Penyampaian Visi-Misi Nya, Paslon Ini Juga Mengusung Lima Program Prioritas Meliputi Bidang Agama, Ekonomi, Infrastruktur, Sosial Budaya Dan Lingkungan Hidup.
Di Bidang Agama, Salah Poin Yang Mereka Tonjolkan Adalah Kegiatan Pembangunan Islamic Center Tgk Syech Abdurrauf Dan Tgk Syiah Kuala Sebagai Pusat Tamaddun Aceh.
Lokasi Pembangunan Syiah Kuala Islamic Center Itu Rencana Akan Dibangun Di Kawasan Lampulo, Banda Aceh. Mereka Menampilkan Video Rencana Pembangunan Islamic Center Tersebut.
Dimana Jika Terwujud, Syiah Kuala Islamic Center Itu Akan Terkoneksi Dengan Pelabuhan Ulee Lheu Dan Mesjid Raya Baiturrahman.
“Dan Ini Menjadi Salah Satu Islamic Center Terbesar Di kawasan Asia Tenggara,” kata Muzakkir Manaf yang Didampingi Calon Wakilnya.
Cawagub Nomor Urut 02, Fadhlullah Mengatakan, Dalam Visi-Misi Yang Diusung, Pihaknya Ingin Menawarkan Solusi Bagi Masyarakat Aceh, Dimana Membangun Tempat Pusat Zikir Se-Asia Tenggara Itu Menjalankan Salah Satu Program Prioritas.
Menurutnya, Jika Hal Tersebut Bisa Terwujud, Aceh Dapat Kembali Pada Kejayaan Masa Sultan Iskandar Muda, Dimana Aceh Menjadikan Salah Satu Pusat Zikir Terbesar Di Asia Tenggara.
“Ini Menjadi Cita-Cita Kita Dan Ini Pernah Terjadi Dulu. Dimana Setiap Orang Yang Ingin Berhaji, Mereka Singgah Dulu Ke Aceh. Ini Menjadi Fasilitas Yang Ingin Kita Siapkan Lika Terpilih,” Kata Fadhlullah.
Dia Mengatakan, Hal Itu Bisa Terwujud Dengan Penguatan Ekonomi Aceh. Menurutnya Jika Cita-Cita Itu Terwujud, Tentu Akan Berefek Ke Seluruh Lapisan Ekonomi Masyarakat.
Bandara Menjadi Lebih Banyak Penerbangan, Sekeliling Bandara Juga Tentu Akan Dibangun Perhotelan. Hal Itu Juga Akan Berefek Dengan Terbukanya Pintu Lapangan Kerja Bagi Masyarakat.
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Lts






