Aliansi Masyarakat Peduli Aceh Barat Pertanyakan Sikap Media Terkait Tambang Emas Ilegal

Minggu, 9 Maret 2025 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Koordinator AMP Aceh Barat, Indra Jeumpa.

FOTO : Koordinator AMP Aceh Barat, Indra Jeumpa.

ACEH BARAT– MEULIGOE BERITA | Aliansi Masyarakat Peduli Aceh Barat mempertanyakan sikap sejumlah media yang dinilai bungkam terhadap maraknya aktivitas tambang emas ilegal di Aceh Barat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Aceh barat, Indra Jeumpa, pada Minggu 9/3/25.

Menurut Indra, aktivitas tambang emas ilegal yang terus berlangsung telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Ia menilai media seharusnya memiliki peran penting dalam mengungkap dan mengawal permasalahan ini, bukan justru terkesan diam seribu bahasa.

“Kami melihat ada kejanggalan di sini. Mengapa banyak media yang seolah menutup mata terhadap persoalan tambang emas ilegal? Padahal dampaknya sangat besar bagi masyarakat, baik dari segi lingkungan, kesehatan, maupun sosial ekonomi,” ujar Indra.

Baca Juga :  Respon Cepat Dandim 0105/ Aceh Barat Perintah Anggota Laksanakan Pembersihan puing puing Pascabencana di sikundo

Selain itu, Indra juga menyoroti sikap aparat penegak hukum, khususnya YUPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah IV, yang menurutnya tidak tegas dalam menangani kasus tambang ilegal.

Ia menyebutkan, aparat dan pihak terkait di Aceh Barat seolah tutup mata dan telinga terhadap maraknya aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Kami mempertanyakan, apakah ada kepentingan tertentu yang membuat aparat penegak hukum enggan bertindak? Padahal masyarakat sudah sering mengeluhkan dampaknya, tapi hingga kini belum ada tindakan nyata,” tambahnya.

Baca Juga :  Polres Aceh Barat Beri Tenggat 50 Kades Kembalikan Temuan Dana Desa Rp40,9 Miliar

Indra berharap para awak media dapat menjalankan fungsi kontrol sosial dengan memberitakan secara objektif mengenai aktivitas tambang emas ilegal di Aceh Barat.

Selain itu, ia juga mendesak pemerintahan Tarmizi-Said agar segera mengambil langkah tegas guna menghentikan praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan merusak lingkungan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak media maupun aparat terkait tudingan yang disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Aceh Barat.(**)

 

Berita Terkait

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Abang Kandung Dari Ketua PD IWO Nagan Raya Tutup Mata di Kuala Pesisir
LK2BH-TU Dorong Revisi UUPA Lebih Transparan dan Akuntabel
Kapolres Nagan Raya, Ajak Wartawan Ngopi Bareng
Pisah Sambut, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Gantikan AKBP Benny Bathara Jabat Kapolres Nagan Raya
Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat
RRI Meulaboh Gelar Aksi Bersih di Monumen Kupiah Meukeutop
Hampir Setahun Usai Bencana, Masyarakat Beutong Ateuh Masih Keluhkan Air Bersih

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:03 WIB

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Abang Kandung Dari Ketua PD IWO Nagan Raya Tutup Mata di Kuala Pesisir

Selasa, 22 September 2026 - 17:17 WIB

Kapolres Nagan Raya, Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Kamis, 17 September 2026 - 18:29 WIB

Pisah Sambut, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Gantikan AKBP Benny Bathara Jabat Kapolres Nagan Raya

Sabtu, 5 September 2026 - 19:36 WIB

Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:52 WIB

RRI Meulaboh Gelar Aksi Bersih di Monumen Kupiah Meukeutop

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Hampir Setahun Usai Bencana, Masyarakat Beutong Ateuh Masih Keluhkan Air Bersih

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Usai Perayaan Hut RI ke-81, Masyarakat Beutong Ateuh Bentangkan Spanduk di Area Pasca Bencana

Berita Terbaru

Aceh Barat

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:03 WIB