Pj. Bupati Aceh Jaya Sambut Aspirasi Ratusan Warga Pasie Raya

Rabu, 15 Januari 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calang – Ratusan masyarakat Pasie Raya mendatangi Kantor Bupati Aceh Jaya pada Selasa (14/01/2025) untuk menyampaikan aspirasi terkait konflik gajah liar yang semakin meresahkan. Dalam aksi tersebut, warga meminta Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya dan DPRK Aceh Jaya mendesak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera memindahkan gajah liar ke tempat konservasi yang aman.

 

Warga juga mengajukan tuntutan agar pemerintah memasang barrier berupa pagar listrik (kontak kejut) di wilayah-wilayah yang rawan konflik gajah untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

 

Zulkifli, perwakilan masyarakat Pasie Raya, mendesak DPRK Aceh Jaya untuk menganggarkan dana dalam APBK 2025/2026 sebagai kompensasi bagi masyarakat yang mengalami kerugian harta maupun jiwa akibat konflik gajah tersebut.

Baca Juga :  Sinergitas Polres Nagan Raya bersama TNI cegah Penambangan Illegal

 

“Selama ini, kami merasa kurang mendapatkan perhatian serius terhadap permasalahan konflik gajah yang terus berulang. Kami ingin solusi konkret, termasuk alokasi anggaran untuk kompensasi kerugian kami,” ungkap Zulkifli.

Menanggapi hal ini, Pj. Bupati Aceh Jaya, Dr. A. Murtala, M.Si, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah dengan menyurati Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI dan BKSDA Aceh pada Oktober 2024 lalu terkait permasalahan ini.

 

“Melalui surat tersebut, kami sudah meminta kepada Ibu Menteri LHK, melalui Dirjen Sumber Daya Alam dan Ekosistem, untuk membantu pengendalian gangguan gajah liar di wilayah Kabupaten Aceh Jaya,” ujar Dr. Murtala.

Baca Juga :  Aceh Besar Raih Juara Umum Musabaqah Tunas Ramadan XXIV

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berupaya mengatasi permasalahan ini dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk BKSDA dan masyarakat setempat.

 

Konflik antara manusia dan gajah liar di Aceh Jaya telah berlangsung cukup lama, dengan kerugian yang terus meningkat. Warga berharap adanya tindakan konkret dari pemerintah untuk memberikan solusi yang berkelanjutan demi melindungi kehidupan dan mata pencaharian mereka.

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Abang Kandung Dari Ketua PD IWO Nagan Raya Tutup Mata di Kuala Pesisir
LK2BH-TU Dorong Revisi UUPA Lebih Transparan dan Akuntabel
Kapolres Nagan Raya, Ajak Wartawan Ngopi Bareng
Pisah Sambut, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Gantikan AKBP Benny Bathara Jabat Kapolres Nagan Raya
Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat
RRI Meulaboh Gelar Aksi Bersih di Monumen Kupiah Meukeutop
Hampir Setahun Usai Bencana, Masyarakat Beutong Ateuh Masih Keluhkan Air Bersih

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:03 WIB

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Abang Kandung Dari Ketua PD IWO Nagan Raya Tutup Mata di Kuala Pesisir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:29 WIB

LK2BH-TU Dorong Revisi UUPA Lebih Transparan dan Akuntabel

Selasa, 22 September 2026 - 17:17 WIB

Kapolres Nagan Raya, Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Kamis, 17 September 2026 - 18:29 WIB

Pisah Sambut, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Gantikan AKBP Benny Bathara Jabat Kapolres Nagan Raya

Sabtu, 5 September 2026 - 19:36 WIB

Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:52 WIB

RRI Meulaboh Gelar Aksi Bersih di Monumen Kupiah Meukeutop

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Hampir Setahun Usai Bencana, Masyarakat Beutong Ateuh Masih Keluhkan Air Bersih

Berita Terbaru

Berita

SWI Gelar UKW di Provinsi Kalimantan Selatan

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:23 WIB

Aceh Barat

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:03 WIB