Home / Aceh / News

Penyuluh Pertanian di Aceh Terjun Langsung dalam Tanam Perdana Padi Musim Rendeng 2024

Rabu, 6 November 2024 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian Aceh Besar, telah melakukan penanaman perdana padi sawah. Foto istimewa

Dinas Pertanian Aceh Besar, telah melakukan penanaman perdana padi sawah. Foto istimewa

MB || Jantho – Musim Tanam (MT) Rendeng atau MT II Tahun 2024 di beberapa kabupaten di Aceh telah memasuki jadwal tanam. Salah satunya adalah di Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Besar.

Di kawasan persawahan Blang Pinto Paya, Desa Batee Linteung, Kecamatan Simpang Tiga, yang merupakan wilayah binaan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Simpang Tiga, Dinas Pertanian Aceh Besar, telah melakukan penanaman perdana padi sawah.

Marlina, seorang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat, langsung turun ke sawah menanam padi bersama para petani binaannya. Marlina sendiri memiliki tiga desa binaan di Kecamatan Simpang Tiga, yaitu Desa Batee Lintueng, Nya, dan Krueng Mak.

“Sekarang kegiatan di lapangan sangat padat karena sudah memasuki jadwal tanam padi. Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Pertanian Aceh Besar, khususnya melalui Bidang Penyuluhan, yang pada hari pertama tanam di Kecamatan Simpang Tiga ini memberikan kesempatan kepada seluruh Penyuluh Pertanian BPP Simpang Tiga untuk ikut serta dalam Bimbingan Teknis Penyuluh Pertanian dan Petani dengan dua materi penting, yaitu PUTS dan Pengelolaan OPT,” ujar Marlina di Batee Lintueng kepada Media Center Aceh, Pada 5 November 2024

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Siap Pasang Badan Dukung Bupati Hadapi PT MIFA

Dijelaskan bahwa materi Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) bertujuan untuk membekali PPL dan petani dalam mengukur kandungan pupuk N, P, K, serta kondisi pH tanah di sawah. Dengan alat PUTS ini, penyuluh dapat memberikan jumlah pupuk yang tepat bagi petani setiap musim tanam.

“Dengan PUTS, kita dapat mengefisienkan penggunaan pupuk di sawah. Dengan dosis yang sesuai kebutuhan, hasilnya meningkat, dan petani pun tidak boros dalam penggunaan pupuk. Misalnya di Desa Batee Lintueng, penggunaan pupuk Urea atau N malah bisa berdampak buruk bagi pertumbuhan padi karena tanahnya yang terus tergenang udara menjadi asam,” jelas Khaidir, Koordinator BPP Simpang Tiga.

Baca Juga :  Forkopimda Nagan Raya Gelar Coffee Morning Bahas Upaya Peningkatan Produksi Pangan di Nagan Raya

Lanjut dia, untuk sawah di Blang Pinto Paya, Desa Batee Linteung, yang memiliki tanah dominan asam, memberikan merekomendasikan penggunaan kapur dolomit untuk menetralkan PH tanah, serta penggunaan abu sisa pembakaran di tempat persemaian guna pencegahan hama.

“Kami juga menyarankan pupuk organik Magnesium Indapuri sejak pengolahan tanah hingga sebelum tanam untuk meningkatkan kesuburan tanah dan kekebalan tanaman padi, serta aplikasi pestisida nabati dalam pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT),” tambah Khaidir.

Penggunaan keracunan kimia juga direkomendasikan jika serangan OPT melebihi ambang batas, dan tetap diawasi oleh petugas dengan mempertimbangkan konsep pertanian berkelanjutan.

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Safrina.prov

Berita Terkait

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Abang Kandung Dari Ketua PD IWO Nagan Raya Tutup Mata di Kuala Pesisir
LK2BH-TU Dorong Revisi UUPA Lebih Transparan dan Akuntabel
Kapolres Nagan Raya, Ajak Wartawan Ngopi Bareng
Pisah Sambut, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Gantikan AKBP Benny Bathara Jabat Kapolres Nagan Raya
Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat
RRI Meulaboh Gelar Aksi Bersih di Monumen Kupiah Meukeutop
Hampir Setahun Usai Bencana, Masyarakat Beutong Ateuh Masih Keluhkan Air Bersih

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:03 WIB

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Abang Kandung Dari Ketua PD IWO Nagan Raya Tutup Mata di Kuala Pesisir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:29 WIB

LK2BH-TU Dorong Revisi UUPA Lebih Transparan dan Akuntabel

Selasa, 22 September 2026 - 17:17 WIB

Kapolres Nagan Raya, Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Kamis, 17 September 2026 - 18:29 WIB

Pisah Sambut, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Gantikan AKBP Benny Bathara Jabat Kapolres Nagan Raya

Sabtu, 5 September 2026 - 19:36 WIB

Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:52 WIB

RRI Meulaboh Gelar Aksi Bersih di Monumen Kupiah Meukeutop

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Hampir Setahun Usai Bencana, Masyarakat Beutong Ateuh Masih Keluhkan Air Bersih

Berita Terbaru

Berita

SWI Gelar UKW di Provinsi Kalimantan Selatan

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:23 WIB

Aceh Barat

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:03 WIB