Jaga Ekosistem, YSLI Tanam 1.500 Mangrove di Pantai Aceh Tamiang

Rabu, 20 November 2024 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Satucita Lestari Indonesia (YSLI) bersama kelompok Perhutanan Sosial Hutan Kemasyarakatan (PS-HKm). Foto Acehprov

Yayasan Satucita Lestari Indonesia (YSLI) bersama kelompok Perhutanan Sosial Hutan Kemasyarakatan (PS-HKm). Foto Acehprov

Meuligoe Berita || Aceh Tamiang – Yayasan Satucita Lestari Indonesia (YSLI) bersama kelompok Perhutanan Sosial Hutan Kemasyarakatan (PS-HKm) menanam mangrove dan pohon cemara sebagai salah satu upaya untuk merehabilitasi lingkungan dan menjaga ekosistem pesisir.

 

Ketua YSLI, Yusriono mengatakan, penanaman mangrove dan pohon cemara ini dilakukan di dua lokasi yakni pantai Ujung Tamiang dan pantai Pusong Putus, Desa Kuala Pusong Kapal, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang.

 

“Jumlah pohon yang ditanam di dua lokasi sebanyak 2.100 batang terdiri dari 1.500 batang mangrove jenis api-api dan 600 batang pohon cemara,” katanya, dari keterangan tertulis, Senin (18/11/2024).

Baca Juga :  Ny. Cut Inda Ratna Safriati TR. Keumangan Resmi Dilantik sebagai Ketua TP-PKK dan Dekranasda Nagan Raya

 

Ia menjelaskan, penanaman mangrove dan cemara sudah mulai dilakukan awal sejak November dan akan dilanjutkan pada Desember 2024.

 

Selain menggandeng PS-HKm, YSLI juga melibatkan kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan perangkat desa setempat, serta Pos TNI AL Seruway, PT Pertamina EP Rantau, RPH Seruway, dan masyarakat.

 

“Penanamannya sengaja dipisahkan. Untuk pohon cemara yang terletak di pantai Ujung Tamiang, sedangkan mangrove ditanam di pantai Pusong Putus. Kedua pantai ini merupakan pulau tempat berkumpulnya spesies Tuntong Laut untuk bertelur,” ujarnya.

Baca Juga :  Jalan Penghubung Ke Sikundo Kembali Putus

 

Ia menambahkan penanaman pohon ini bertujuan untuk mengurangi abrasi pantai akibat gelombang pasang air laut. Apabila pantai tidak dijaga dengan melakukan penanaman mangrove, maka dampaknya sangat berpengaruh pada populasi satwa endemik Tuntong Laut yang diambang kepunahan.

 

Sekretaris PS-HKm, Safrizal menyebutkan, YSLI selama ini telah berkontribusi dalam melindungi kawasan hutan kemasyarakatan dari abrasi, sehingga pantai yang menjadi tempat bertelurnya Tuntong Laut dapat terus terjaga dan populasinya di alam tidak punah. (mc aceh/01)

 

Pw/Safrina.

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Safrina

Berita Terkait

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Abang Kandung Dari Ketua PD IWO Nagan Raya Tutup Mata di Kuala Pesisir
LK2BH-TU Dorong Revisi UUPA Lebih Transparan dan Akuntabel
Kapolres Nagan Raya, Ajak Wartawan Ngopi Bareng
Pisah Sambut, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Gantikan AKBP Benny Bathara Jabat Kapolres Nagan Raya
Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat
RRI Meulaboh Gelar Aksi Bersih di Monumen Kupiah Meukeutop
Hampir Setahun Usai Bencana, Masyarakat Beutong Ateuh Masih Keluhkan Air Bersih

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:03 WIB

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Abang Kandung Dari Ketua PD IWO Nagan Raya Tutup Mata di Kuala Pesisir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:29 WIB

LK2BH-TU Dorong Revisi UUPA Lebih Transparan dan Akuntabel

Selasa, 22 September 2026 - 17:17 WIB

Kapolres Nagan Raya, Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Kamis, 17 September 2026 - 18:29 WIB

Pisah Sambut, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Gantikan AKBP Benny Bathara Jabat Kapolres Nagan Raya

Sabtu, 5 September 2026 - 19:36 WIB

Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:52 WIB

RRI Meulaboh Gelar Aksi Bersih di Monumen Kupiah Meukeutop

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Hampir Setahun Usai Bencana, Masyarakat Beutong Ateuh Masih Keluhkan Air Bersih

Berita Terbaru

Berita

SWI Gelar UKW di Provinsi Kalimantan Selatan

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:23 WIB

Aceh Barat

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:03 WIB