Meuligoe Berita || Sinabang – Jadwal resmi keberangkatan dan kedatangan kapal feri, periode Desember 2024 yang diterbitkan pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil, sebanyak 87 kali rute berlayar.
Namun dalam jadwal resmi yang diterbitkan pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil itu, untuk jadwal pelayaran kapal feri rute Meulaboh (Kuala Bubun)-Sinabang, hanya dua kali berlayar pada bulan Desember 2024, yakni pada 5-6 Desember 2024.
Sementara tanggal 7-31 Desember 2024, tiga kapal feri yang ada yakni, kapal feri KMP Teluk Sinabang, kapal feri KMP Aceh Hebat 1 dan kapal feri KMP Aceh Hebat 3, hanya melayani rute pelayaran Sinabang (Pulau Simeulue), Calang (Aceh Jaya) , Labuhan Haji (Aceh Selatan), Singkil dan Pulau Banyak.
Terkait jadwal rute Meulaboh (Kuala Bubun)-Sinabang itu, dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simeulue, Mulyawan Rohas, Selasa (3/12/2024).
“Informasi yang kami terima dari pihak ASDP sebagai operator, yang pertama faktor cuaca akhir tahun, yang terus low faktor atau berkurangnya penumpang dan barang. Tapi ketika ada permintaan atau keterlibatan akan di revisi kembali,” kata Mulyawan Rohas yang pernyataan mengutip GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil.
Menanggapi berubahnya jadwal pelayaran kapal feri rute Meulaboh (Kuala Bubun)-Sinabang itu, mendapat reaksi dari masyarakat di wilayah kepulauan Simeulue yang berdampak, akan berpotensi gejolak kenaikan harga barang sembako dan barang kebutuhan lainnya.
“Bukan alasan karena kurang penumpang, oke lah kalau alasan faktor cuaca. Tapi bila kosong rute MBO (Kuala Bubun)-Sinabang, akan berpotensi gejolak harga barang di pulau Simeulue, maka ASDP harus menawar,” kata Tomi, warga Kota Sinabang. (mc aceh/01)
Sumber : Safrina (Acehprov)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Safrina






