Aceh Barat Peringati 20 Tahun Gempa dan Tsunami dengan Gerakan Hijaukan Nanggroe

Selasa, 24 Desember 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MB || MEULABOH – Dalam rangka memperingati 20 tahun musibah gempa dan tsunami Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004, Pemerintah Aceh menggelar serangkaian acara refleksi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemimpin daerah. Salah satu kegiatan utama adalah Gerakan Aksi Tanam Hijaukan Nanggroe Aceh (Tahiroe Aceh) yang dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota, baik secara fisik maupun virtual.

 

Acara yang dipimpin oleh Pj Gubernur Aceh bersama Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Tgk. Malek Mahmud Al Haytar, Ketua DPRA, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kajati Aceh, serta para bupati dan wali kota se-Aceh. Dalam sambutannya, Pj Gubernur menyapa peserta dari berbagai daerah, mulai dari jajaran pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga perwakilan sekolah.

Baca Juga :  Kwarcab Pramuka Aceh Barat Gelar Seleksi Tunas Ramadhan Ke-1, Dayah Ruhul Qurani Raih Juara Umum

 

Selain itu, momentum peringatan ini juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada anak yatim, sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang kehilangan keluarga dalam bencana dahsyat tersebut.

 

Di Kabupaten Aceh Barat, Pj Bupati Azwardi, AP, M.Si memimpin langsung kegiatan Tahiroe Aceh di Gampong Suak Indrapuri. Ia menyampaikan bahwa aksi ini merupakan gerakan bersama untuk membangun kesadaran mitigasi bencana melalui penghijauan.

Baca Juga :  Rudal Balistik Iran Gunakan Hulu Ledak Bom Cluster, Tel Aviv Porak-poranda

 

“Kegiatan ini menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga alam untuk mengurangi risiko bencana. Penghijauan juga sebagai langkah nyata dalam melindungi Nanggroe Aceh di masa depan,” ujar Azwardi

 

Tahiroe Aceh 2024 ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol peringatan, tetapi juga upaya nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan lebih tangguh dalam menghadapi perubahan iklim serta ancaman bencana di masa depan, Pungkasnya.

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Abang Kandung Dari Ketua PD IWO Nagan Raya Tutup Mata di Kuala Pesisir
Kapolres Nagan Raya, Ajak Wartawan Ngopi Bareng
RRI Meulaboh Gelar Aksi Bersih di Monumen Kupiah Meukeutop
Hampir Setahun Usai Bencana, Masyarakat Beutong Ateuh Masih Keluhkan Air Bersih
Angkat Isu Job Scam, Mahasiswa USK Raih Bronze Medal di Ajang Internasional Thailand
Gerakan Rp10 Ribu per Bulan GARDA Indonesia Bangun Harapan, Rumah Dhuafa ke-7 Segera Rampung di Aceh Singkil
APEL Green Aceh Bawa Sengketa Informasi Investasi Rp200 Triliun ke Komisi Informasi Aceh

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:03 WIB

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Abang Kandung Dari Ketua PD IWO Nagan Raya Tutup Mata di Kuala Pesisir

Selasa, 22 September 2026 - 17:17 WIB

Kapolres Nagan Raya, Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:52 WIB

RRI Meulaboh Gelar Aksi Bersih di Monumen Kupiah Meukeutop

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Hampir Setahun Usai Bencana, Masyarakat Beutong Ateuh Masih Keluhkan Air Bersih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Angkat Isu Job Scam, Mahasiswa USK Raih Bronze Medal di Ajang Internasional Thailand

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Gerakan Rp10 Ribu per Bulan GARDA Indonesia Bangun Harapan, Rumah Dhuafa ke-7 Segera Rampung di Aceh Singkil

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:05 WIB

APEL Green Aceh Bawa Sengketa Informasi Investasi Rp200 Triliun ke Komisi Informasi Aceh

Berita Terbaru

Berita

SWI Gelar UKW di Provinsi Kalimantan Selatan

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:23 WIB

Aceh Barat

PCNU dan PERTI Dukung Gerakan Safari Subuh di Aceh Barat

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:03 WIB